PATINEWSCOM –
Kabar mengenai pengunduran diri Direktur RSUD RAA Soewondo Pati, dr. Rini Susilowati, masih menjadi tanda tanya. Hingga kini, DPRD Kabupaten Pati mengaku belum menerima pemberitahuan resmi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati terkait isu tersebut.
Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badruddin, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan tanggapan lebih jauh karena belum ada dokumen ataupun informasi resmi yang masuk ke DPRD.
“Untuk surat pengunduran diri Direktur RSUD Soewondo, saya belum tahu. Jujur saja, sampai saat ini saya belum menerima informasi resmi,” ujar Ali.
Menurutnya, apabila benar terjadi pengunduran diri, proses administrasinya harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Surat pengunduran diri disampaikan kepada Plt Bupati Pati sebagai pejabat yang berwenang, kemudian DPRD akan memperoleh tembusan sebagai bagian dari proses pemerintahan.
Ali menegaskan DPRD tidak ingin berspekulasi sebelum memperoleh kepastian dari pemerintah daerah. Karena itu, pihaknya akan melakukan komunikasi langsung dengan Pemkab Pati apabila perkembangan tersebut benar-benar terjadi.
“Kalau memang benar ada pengunduran diri, tentu kami akan meminta penjelasan langsung kepada Plt Bupati Pati agar semuanya jelas,” katanya.
Ia menilai koordinasi antara eksekutif dan legislatif sangat penting agar setiap perubahan dalam struktur kepemimpinan, terutama di sektor pelayanan publik, dapat berlangsung sesuai prosedur dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh proses berjalan sesuai aturan. Masyarakat juga berhak mendapatkan informasi yang benar sehingga tidak muncul berbagai spekulasi,” tambahnya.
Ali menegaskan, terlepas dari dinamika yang berkembang, DPRD akan terus mengawal agar pelayanan kesehatan di RSUD RAA Soewondo tetap berjalan optimal dan tidak terganggu.
“Yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Apa pun dinamika yang terjadi, jangan sampai berdampak pada kualitas layanan kesehatan,” pungkasnya.
