Danramil Kota : Perbedaan Itu Takdir

Danramil Kota : Perbedaan Itu Takdir
Danramil Kota : Perbedaan Itu Takdir

Patinews.com – Kediri, Wawasan kebangsaan yang diselenggarakan Kementerian Agama Kota Kediri bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Nasional Kota Kediri, kali ini memasuki hari kedua, dan siang ini, wawasan kebangsaan ditujukan pada perwakilan siswa/siswi yang duduk di lingkungan sekolah SMK se-Kota Kediri. Bertempat di aula Kemenag Kota Kediri, Danramil Kota, Kapten Inf Harmadi menyampaikan wawasan kebangsaan dengan ulasan yang berbeda dari hari sebelumnya, rabu (12/04/2017).

“Konsep Bhineka Tunggal Ika bermaksud membangun masyarakat Indonesia yang majemuk, memiliki beragam budaya atau multikultural, untuk tetap satu dan tidak berpecah belah,” kata Kapten Inf Harmadi.

Lebih lanjut, dengan memperhatikan pokok-pokok tentang multikulturalisme dan dihubungkan dengan kondisi negara Indonesia saat ini, kiranya menjadi jelas bahwa multikulturalisme perlu dikembangkan di Indonesia, karena justru dengan kebijakan inilah, kita dapat memaknai Bhinneka Tunggal Ika secara baik, seimbang dan proporsional. Dalam membangun persatuan dan kesatuan pada negara Indonesia yang majemuk atau memiliki keanekaragaman budaya, multikulturalisme adalah salah satu alternatif untuk mencegah konflik yang dipicu oleh keanekaragaman tersebut.

“Perbedaan itu takdir, sejak dulu hingga sekarang, perbedaan itu selalu ada, tetapi bukan berarti kita mempermasalahkan perbedaan itu, melainkan mencari persamaan diantara perbedaan untuk bersatu,” sambungnya.

Wawasan kebangsaan yang diutarakan Kapten Inf Harmadi kali ini, lebih cenderung pada konsep Bhinneka Tunggal Ika, sedangkan wawasan kebangsaan sebelumnya lebih terarah pada konstelasi ajaran agama dengan saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain. Disamping itu, wawasan kebangsaan hari ini, lebih menyoroti sejarah bangsa ketika masa-masa kejayaan kerajaan Majapahit dan Sriwijaya. (pd)

Exit mobile version