BYD Atto 1 Jadi Mobil Terlaris Oktober, Lampaui Avanza dan Xpander

BYD Atto 1 Jadi Mobil Terlaris Oktober, Lampaui Avanza dan Xpander

BYD Atto 1 Jadi Mobil Terlaris Oktober, Lampaui Avanza dan Xpander

BYD Atto 1 Jadi Mobil Terlaris Oktober, Lampaui Avanza dan Xpander

OTOMOTIF, PATINEWSCOM

Pasar otomotif Indonesia mencatat sejarah baru pada Oktober 2025. Untuk pertama kalinya, mobil listrik menduduki posisi puncak penjualan nasional. BYD Atto 1 tampil sebagai model terlaris bulan Oktober setelah membukukan penjualan 9.396 unit, berdasarkan laporan wholesales pabrikan kepada Gaikindo.

Capaian tersebut menempatkan Atto 1 di atas mobil-mobil populer seperti Toyota Avanza, Daihatsu Sigra, hingga Mitsubishi Xpander yang selama ini mendominasi. Lonjakan ini mengukuhkan kendaraan listrik sebagai pemain utama di pasar otomotif Tanah Air.

EV Pimpin Penjualan Bulanan

Keberhasilan Atto 1 tidak lepas dari permintaan konsumen yang terus meningkat terhadap kendaraan listrik yang lebih efisien dan terjangkau. Harga kompetitif serta distribusi yang mulai stabil membuat model ini menjadi pilihan utama pembeli pada Oktober.

Selain itu, ekspansi jaringan pengisian daya di berbagai kota besar ikut mendorong kepercayaan konsumen untuk beralih ke kendaraan listrik.

10 Mobil Terlaris Oktober 2025 (Estimasi Berdasarkan Data Wholesales & Tren Gaikindo)

Meski Gaikindo tidak mempublikasikan daftar resmi model terlaris, komposisi penjualan pabrikan memberikan gambaran kuat mengenai model yang mendominasi pasar. Berikut daftar perkiraan terdekat model terlaris Oktober:

  1. BYD Atto 1 — 9.396 unit

  2. Toyota Avanza — ±6.500 unit

  3. Toyota Kijang Innova (Reborn + Zenix) — ±5.800 unit

  4. Daihatsu Sigra — ±5.500 unit

  5. Honda Brio — ±5.200 unit

  6. Toyota Calya — ±4.800 unit

  7. Toyota Rush — ±4.300 unit

  8. Mitsubishi Xpander — ±4.000 unit

  9. Suzuki Ertiga — ±3.500 unit

  10. Hyundai Stargazer — ±2.900 unit

Atto 1 menjadi satu-satunya kendaraan listrik dalam daftar tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa EV kini mulai menyaingi volume model-model bensin berkapasitas besar.

Industri Masuki Fase Transisi

Pencapaian BYD pada Oktober dinilai sebagai sinyal perubahan arah pasar otomotif Indonesia. Konsumen mulai mempertimbangkan biaya operasional yang lebih rendah, insentif pajak, serta pengalaman berkendara yang lebih modern.

Pabrikan besar seperti Toyota, Hyundai, Honda, hingga Wuling disebut akan memperkuat lini EV dan hybrid pada 2026 sebagai respons terhadap tren yang berkembang.

Dengan momentum ini, para analis memprediksi porsi penjualan kendaraan listrik bisa meningkat tajam pada tahun depan dan menembus 20 persen dari total penjualan nasional.

Exit mobile version