Bentuk Manusia Indonesia Seutuhnya Pada Pendidikan Kader Penggerak NU Kota Kediri

Bentuk Manusia Indonesia Seutuhnya Pada Pendidikan Kader Penggerak NU Kota Kediri
Bentuk Manusia Indonesia Seutuhnya Pada Pendidikan Kader Penggerak NU Kota Kediri

Patinews.com – Kediri, Ratusan calon kader penggerak NU, digembleng lewat pendidikan dan pelatihan berbasis bela negara di Pondok Pesantren Salafiyah yang berlokasi di Kelurahan Bandar Kidul Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Koramil 03/Mojoroto bersama Polsek Mojoroto, mendidik dan melatih para kader ini selama 2 hari berturut-turut, dan kemarin secara resmi pendidikan penggerak NU Kota Kediri dibuka dan dihadiri K.H.Doglas Toha Yahya atau akrab dipanggil Gus Lik, Pabung Kodim Kediri, Mayor Inf Puguh Jatmiko dan Kapolsek Mojoroto, Kompol Didit Prihartono, senin (08/05/2017)

Hari ini, Koramil 03/Mojoroto mendapat tugas melatih fisik dan mental para kader penggerak NU, usai sebelumnya atau tepatnya kemarin, mendapat pembinaan hukum dari Polsek Mojoroto. Adapun materi pembinaan hukum yang disampaikan kepada kader penggerak NU antara lain bahaya peredaran dan penggunaan narkoba dan tertib lalu lintas, sedangkan materi pembinaan yang berlangsung hari ini, meliputi senam, lari, latihan baris berbaris, dan nanti sore akan disampaikan wawasan kebangsaan, sekaligus penutup dari agenda kegiatan yang diselenggarakan PCNU Kota Kediri.

“Saya sangat bangga terhadap NU, yang senantiasa berkomitmen dan konsekuen untuk menegakkan NKRI. Kita patut berterima kasih pada PCNU, yang memiliki program yang mengedepankan generasi berkarakter dan berkepribadian manusia Indonesia,” kata Mayor Inf Puguh Jatmiko saat pembukaan yang berlangsung kemarin.

114 calon kader penggerak NU ini berasal dari 46 kelurahan dari 3 kecamatan se-Kota Kediri, dan kegiatan ini merupakan bagian dari program PCNU Kota Kediri.

“Kader penggerak NU selalu mengambil peran penting dalam aktifitas apapun di Kediri, termasuk sosial, olahraga, bela negara maupun keagamaan. Saya optimis kader yang sudah lunas dilatih selama 2 hari, akan menjadi kader yang memiliki kredibilitas sebagai warga negara berkarakter dan berkepribadian manusia Indonesia,” kata K.H.Doglas Toha Yahya.

Sesuai rencana, nanti sore pendidikan kader penggerak NU secara resmi ditutup, dan sebelumnya terlebih dahulu diisi materi wawasan kebangsaan yang akan disampaikan Danramil Mojoroto, Kapten Inf Arifin Effendi. (dk)

Exit mobile version