Bawa 3 Menteri dan Gubernur, Hawker 900 XP Mendarat Mulus di Bandara Ngloram Blora

Bawa 3 Menteri dan Gubernur, Hawker 900 XP Mendarat Mulus di Bandara Ngloram Blora (dok Humas Jateng)

Bawa 3 Menteri dan Gubernur, Hawker 900 XP Mendarat Mulus di Bandara Ngloram Blora (dok Humas Jateng)

BLORA, PATINEWS.COM

Dari pintu pesawat jenis Hawker 900 XP, keluar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi, Mensesneg RI Pratikno, dan Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono.

Pesawat yang membawa rombongan tiga menteri itu, mendarat mulus di Bandara Ngloram Blora, Sabtu Pagi, 02 Januari 2021. Gubenur bersama sejumlah menteri Jokowi itu sengaja datang ke Blora untuk melihat progres pembangunan bandara itu.

Berangkat dari Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Ganjar dan rombongan tiba di Bandara Ngloram sekira pukul 08.40 WIB.

“Sudah bagus ya, sebentar lagi selesai dan bisa dioperasikan,” ujar Ganjar tak lama setelah turun dari pesawat.

Ganjar, Menhub, Mensesneg, dan Menteri PUPR kemudian meninjau foto-foto pembangunan bandara yang dimulai sejak 2019 lalu.

Direktur Bandar Udara, Nafhan Syahroni menerangkan, pembangunan Bandara Ngloram ditargetkan selesai tahun ini. “Progres pekerjaan kami sudah membangun landasan pacu 1.500 meter dengan lebar 30 meter. Pembangunan taxiway dan apron juga sudah selesai dibangun. Terminal sudah dalam proses, dan progresnya sekitar 35 persen,” ujar Nafhan.

Beberapa pekerjaan, lanjut dia, akan diselesaikan tahun ini. Di antaranya menambah landasan pacu menjadi 1.600 meter, terminal termasuk pemenuhan sarana prasarana.

“Tahun ini ditargetkan rampung 100 persen,” ujarnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan, pembangunan bandara Ngloram adalah mimpi yang lama sekali. Ia mengingat saat pertama datang ke lokasi itu, kondisinya mengenaskan.

“Saya inget dulu saat makan opor di depan sana, dikasih tahu belakang ini bandaranya. Kemudian saya lihat kondisinya, wah ini bisa dikembangkan,” jelasnya.

Setelah melalui proses panjang, akhirnya pembangunan Bandara Ngloram dapat dilaksanakan. Ganjar mengucapkan terima kasih pada semua pihak baik pusat maupun daerah atas terlaksananya pekerjaan ini.

“Tidak hanya untuk bisnis migas, tapi bandara ini pasti akan mengangkat sektor lain seperti perdagangan, pariwisata, ekonomi, dan lainnya. Kalau nanti ini sudah dibuka, pasti akan dahsyat,” sambung Ganjar.

Ia menambahkan, tak hanya Ngloram, beberapa bandara lain di Jawa Tengah juga sedang dikebut penyelesaiannya. Di antaranya Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dan Bandara Dewandaru Karimunjawa.

“Bandara Semarang sudah jadi bagus, Purbalingga dan Dewandaru sedang on going process. Ini konektivitas yang bagus, mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Menhub Budi Karya mengatakan, pembangunan Bandara Ngloram merupakan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah. Ia mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jateng, Bupati Blora dan jajaran Forkompimda yang telah memberikan dukungan penuh.

“Sekarang sudah terlihat hasilnya. Nantinya, bandara ini bisa digunakan untuk pesawat jenis ATR72 dengan kapasitas 72 penumpang,” kata Menhub.

Meski kategori bandara kecil, namun Bandara Ngloram nantinya dapat melayani penerbangan dari Jakarta, Balikpapan, dan daerah lain. Dengan begitu, konektivitas masyarakat Blora dan sekitarnya akan semakin baik.

“Apalagi di sini banyak usaha perminyakan. Memang dibutuhkan konektivitas agar lebih mudah. Apalagi daerah sini jauh dari Semarang, Solo atau Cilacap, jadi memang butuh bandara,” tandas Menhub.

(PN/ dok. Humas Jateng)

Exit mobile version