
PatiNews.Com – Trenggalek,
Pasca musim hujan yang cukup tinggi intensitasnya mengakibatkan salah satu akses utama di Trenggalek mengalami longsor ,tepatnya di jalur perbatasan Munjungan dan Kampak menuju Trenggalek, Jawa Timur, lumpuh total sejak dini hari kemarin, minggu (21/01/2018)
Dandim Letkol Inf Dodik Novianto didampingi jajaran Muspika dan BPBD melihat langsung akses jalan utama yang berada di Desa Ngadimulyo ,pasca tertimbun material longsor setinggi 5 meter, lebar 5 meter dan panjang 200 meter.
Hingga siang ini, kita (Kodim Trenggalek) belum berani melakukan evakuasi material karena kondisi tanah perbukitan di sekitar lokasi longsor dinilai masih labil. Evakuasi material belum bisa dilakukan mengingat kondisi tanah masih labil dan bergerak. Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Juga tidak ada material yang mengenai rumah warga. Hal itu mengingat lokasi longsor cukup jauh dari permukiman penduduk.
Longsor terjadi bersamaan turun hujan. Apalagi nyaris setiap hari hujan mengguyur rata wilayah Kecamatan Kampak. Kondisi cuaca ini berlangsung sudah berlangsung beberapa hari. Saat kami meninjau lokasi ,juga gerimis dan kabut juga sudah turun,” terang Danramil 0806/05 Kampak Kapten Inf Sutrisno Atim.
Pemasangan rambu petunjuk dan peringatan untuk setiap pemakai jalan sudah dilakukan dan jalan tertutup total bagi pengendara roda empat dan dua. Ada beberapa ruas jalan alternatif yang bisa digunakan untuk ke Trenggalek maupun ke Pacitan. Namun, kondisi jalan kurang bagus, jarak tempuhnya terlalu jauh. Di setiap musim penghujan, lokasi tersebut nyaris menjadi langganan bencana alam (longsor).
“Saya menghimbau kepada warga Trengalek pada khususnya untuk mematuhi rambu-rambu yang sudah dipasang petugas. Ini semua untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat. Ini semua faktor alam, sulit kita lawan. Yang bisa kita lakukan saat ini beruapaya meminimalisir dampak negatifnya,” ungkap Letkol Inf Dodik Novianto. (dm/tr)