fbpx
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita
  • Login
Patinews Berita Pati Hari Ini
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
No Result
View All Result
  • Home
  • NewsPrime
  • Tech
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Review
  • Kirim Artikel/BeritaCreate Story
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Patinews Berita Pati Hari Ini
No Result
View All Result
Home News

Tiga Tahun Terakhir, Lahan Kritis di Jateng Berkurang 75 Ribu Hektare, Perhutanan Sosial Jadi Andalan

patinews.com by patinews.com
16 Desember 2025
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tiga Tahun Terakhir, Lahan Kritis di Jateng Berkurang 75 Ribu Hektare, Perhutanan Sosial Jadi Andalan
17
VIEWS
Share on WAShare on FBShare on Twitter

RelatedPosts

Banjir Pati Rendam 136 Desa, 6.800 Warga Mengungsi

Bagikan Bantuan Banjir, Bupati Sudewo Dorong Pembentukan Dapur Umum di Dukuhseti

Polisi Evakuasi Ibu Pasca Melahirkan di Gabus

Tiga Tahun Terakhir, Lahan Kritis di Jateng Berkurang 75 Ribu Hektare, Perhutanan Sosial Jadi Andalan
JATENGHITSCOM
Luasan lahan kritis di wilayah Jawa Tengah dalam tiga tahun terakhir mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah, lahan kritis yang sebelumnya mencapai 392 ribu hektare pada periode 2022–2024 kini berkurang menjadi 317.629 hektare atau turun sekitar 75 ribu hektare.
Penurunan tersebut disampaikan Kepala DLHK Jawa Tengah, Widi Hartanto, dalam Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Percepatan Perhutanan Sosial yang digelar di Kantor DLHK Provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang, Senin (15/12/2025).
“Sudah ada penurunan yang cukup signifikan terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,” kata Widi.
Menurutnya, pemulihan lahan kritis tersebut tidak lepas dari peran program perhutanan sosial yang terus digencarkan pemerintah. Program ini dinilai mampu mendorong rehabilitasi kawasan hutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Widi menegaskan, upaya pemulihan lahan kritis harus terus dilanjutkan dan diperkuat melalui perhutanan sosial agar hasil yang dicapai semakin optimal dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menekankan bahwa konsep perhutanan sosial tidak boleh mengabaikan fungsi utama kawasan hutan sebagai penjaga ekosistem alam.
“Konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan,” ujar Sumarno.
Ia menambahkan, pemulihan lahan kritis melalui skema perhutanan sosial memerlukan pendampingan penuh agar keseimbangan antara pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat terjaga.
Sumarno mendorong penerapan skema pemanfaatan lahan yang proporsional, yakni 50 persen untuk tanaman keras, 30 persen tanaman keras berupa buah-buahan, dan 20 persen tanaman semusim.
“Dengan konsep ini, fungsi hutan akan semakin pulih dan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Mudah-mudahan pelestarian hutan di Jawa Tengah dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.
Melalui penguatan program perhutanan sosial, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap rehabilitasi lahan kritis dapat berjalan berkelanjutan sekaligus mendukung ketahanan ekologi dan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan hutan.
#jateng #virals #story #fyp #jangkauansemuaorang
[image: IMG-20251215-WA0095.jpg]

patinews.com

patinews.com

redaksi@patinews.com

Related Posts

Banjir Pati Rendam 136 Desa, 6.800 Warga Mengungsi
News

Banjir Pati Rendam 136 Desa, 6.800 Warga Mengungsi

18 Januari 2026
12
Bagikan Bantuan Banjir, Bupati Sudewo Dorong Pembentukan Dapur Umum di Dukuhseti
News

Bagikan Bantuan Banjir, Bupati Sudewo Dorong Pembentukan Dapur Umum di Dukuhseti

18 Januari 2026
13
Polisi Evakuasi Ibu Pasca Melahirkan di Gabus
News

Polisi Evakuasi Ibu Pasca Melahirkan di Gabus

18 Januari 2026
13
Pencarian Hari Kelima Nihil, Polisi Tegaskan Komitmen Lanjutkan Operasi Kemanusiaan di Pati
News

Pencarian Hari Kelima Nihil, Polisi Tegaskan Komitmen Lanjutkan Operasi Kemanusiaan di Pati

17 Januari 2026
18
Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Bedah Pati, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
News

Pria Asal Demak Ditemukan Meninggal di Tepi Sungai Bedah Pati, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

17 Januari 2026
17
Bantu Korban Banjir, Polsek Juwana Dirikan Dapur Umum
News

Bantu Korban Banjir, Polsek Juwana Dirikan Dapur Umum

17 Januari 2026
12
Seedbacklink
No Result
View All Result

Terbaru

  • Pastikan Keamanan Laga PSIR Rembang vs Persiharjo di Liga 4 Jateng, Polres Rembang Laksanakan Pengamanan
  • Banjir Pati Rendam 136 Desa, 6.800 Warga Mengungsi
  • Bagikan Bantuan Banjir, Bupati Sudewo Dorong Pembentukan Dapur Umum di Dukuhseti
  • Polisi Evakuasi Ibu Pasca Melahirkan di Gabus
  • Pencarian Hari Kelima Nihil, Polisi Tegaskan Komitmen Lanjutkan Operasi Kemanusiaan di Pati
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

No Result
View All Result
  • Patinews.com
  • Berita
    • event
    • Olahraga
    • politik
    • bisnis
  • wisata
    • kuliner
    • Sejarah
  • Lowongan Kerja
  • Kontak
  • Youtube
  • Kirim Artikel/Berita

© 2020 patinews.com - Pati Hari Ini patinews.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist