PatiNews.com – Jaken, Memiliki rumah idaman adalah impian semua orang. Sama halnya yang dirasakan oleh ibu Sutar ( 75 ) desa Mojoluhur Rt 04/01 yang berprofesi sebagi buruh tani sebentar lagi bisa segera terwujud melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap satu tahun anggaran 2019. Selasa, 12 Maret 2019.
Dengan Sinergitas dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta pemerintah pusat serta daerah melalui TMMD seperti inilah yang menjadi suatu kekuatan luar biasa untuk memajukan desa menggali dan memberdayakan potensi serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I yang saat ini sudah memasuki hari ke-14 sudah menyentuh sasaran fisik Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Anggota TNI dan masyarakat mulai kegiatan membedah rumah warga tidak mampu yang kondisinya tidak layak sebagai hunian.
Masih banyak sebetulnya rumah milik warga yang nyata-nyata hidup dibawah garis kemiskinan, selama bertahun-tahun tinggal dalam rumah yang tak layak untuk dihuni.
Namun dengan keterbatasan alokasi yang diberikan, program rehab RTLH yang akan di kerjakan tersebut berasal dari bantuan Disperkim (2 unit) dan Baznas (1 unit).
Berikut ini nama warga yang mendapat bantuan rehab rumah :
a) Ibu Yasmi 65 th (janda) Ds. Mojoluhur rt 04/01, pekerjaan buruh tani.
b) Ibu Sutar 75 th (Janda) Ds. Mojoluhur rt 04/01, pekerjaan buruh tani.
c) Ibu Sinah 54 th Ds. Mojoluhur rt 04/01, pekerjaan buruh tani.
Hari ini rehab dimulai dari rumah mungil ukuran 10 X 4,5 meter milik ibu Sutar dengan pekerjaan awal pembongkaran genting serta dinding dan dilanjutkan penggalian untuk pondasi.
“Terima kasih bapak TNI, bapak bupati, bapak kades yang telah memperbaiki rumah saya, melalui bapak-bapak, rumah saya bisa diperbaiki, dan saya tidak akan was-was lagi bila hujan,” ujar ibu Sutar kepada Tim Media sambil tersenyum.
Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan umat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara guna mewujudkan ketahanan nasional.
TMMD juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, meningkatnya kesehatan lingkungan dan memantapkan kerukunan antar umat beragama dalam rangka mencegah terjadinya konflik SARA, radikalisme, terorisme dan intoleransi.
Komandan kodim 0718/pati Letkol Art Arief Darmawan, S. Sos melalui Komandan Koramil16/jaken mengatakan, “Melalui TMMD diharapkan berdampak positif guna mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna menunjang stabilitas nasional,” tegas Kapten Inf Urip Widodo.
“Karena dengan TMMD akan selalu berdampak positif, dan melalui TMMD pula kita akan meningkatkan tali silaturahmi bersama masyarakat guna mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat,” tandasnya. (PN/ pen/ nd).