Tabuh Genderang Perang Terhadap Paham Radikal, Polres Pati Rutin Gelar Hal Ini

Tabuh Genderang Perang Terhadap Paham Radikal, Polres Pati Rutin Gelar Hal Ini

Tabuh Genderang Perang Terhadap Paham Radikal, Polres Pati Rutin Gelar Hal Ini

PATINEWS.COM – KOTA, Dalam rangka menangkal paham radikal di Wilayah Kabupaten Pati, Polres Pati rutin menggelar Focus Group Discussion (FGD). Kemarin, Senin, 28 Mei 2018, bertempat di Masjid Al Ikhlas Mapolres Pati, FGD diikuti oleh Para Kepala Desa dan Takmir Masjid Eks Kawedanan Kayen dan Jakenan bersama Ustadz Abu Tholut.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati dalam sambutannya menyebut, “Maksud dan tujuan dilaksanakannya FGD ini yakni untuk mencegah berkembangnya paham radikal di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Pati. Kerjasama dari para peserta FGD yang hadir agar nantinya menjadi ujung tombak sebagai agen kontra radikal di wilayahnya masing – masing,”.

“Kegiatan ini merupakan gelombang kedua yang mana sebelumnya pada hari Jumat tanggal 25 Mei 2018 juga sudah dilaksanakan kegiatan semacam ini dengan peserta dari Kades dan Takmir masjid se Kawedanan Juwana dan Tayu. Narasumber yang akan memberikan materi tentang pencegahan paham radikal adalah Ustadz Abu Tholut yang merupakan pelaku sejarah karena pernah menjadi bagian dari mereka yaitu para pelaku teroris,” ujar Kapolres.

Lanjutnya, “Sekarang Ustadz Abu Tholut sudah mempunyai jiwa NKRI dan berupaya memberikan pengalamannya agar masyarakat tidak salah jalan seperti dirinya. Pati adalah rumah kita bersama, sehingga mari kita jaga bersama agar Pati selalu dalam keadaan aman dan kondusif,”.

Ustadz Abu Tholut dalam paparannya, menjelaskan sejarah keterlibatannya di dunia terorisme mulai dari pelatihan – pelatihan dan aksi terorisme di Luar Negeri Afganistan, Filipina sampai dengan Indonesia di Poso. Dia juga pernah menjalani hukuman penjara terkait keterlibatan kasus terorisme dan di vonis 10 Tahun penjara, menjalani hukuman di LP Kedungpane Semarang selama 4,5 Tahun dan bebas Tahun 2015.

Baca juga:   Bupati Haryanto Serahkan Bantuan Baznas Kepada 383 Penjaga SD se Pati

Diakhir acara, ustadz yang kini berdomisili di Kudus ini merinci, ciri – ciri kelompok Radikal/Teroris diantaranya adalah:

1. Tidak percaya terhadap pemerintah yang sah dan menganggap aparat kepolisian sebagai Toghut
2. Tidak mau sholat di masjid dan mushola yang dibangun oleh pemerintah
3. Tidak mau ikut berjamaah dengan jamaah yang tidak se-aqidah
4. Tidak mau makan dan minum sembarang dan harus tahu asal usul makanan
5. Tidak mau menjawab salam selain dari kelompoknyaMemakai madhab khawarij, paham takfiri
6. Memakai qiyas diadobsi dan dipakai sesuai aqidahnya
7. Tidak bisa dilihat secara kasat mata, apakah itu ISIS atau bukan hanya dari pakaian dan potongan rambut
8. Ada yang pengikut langsung ISIS ada yang terafiliasi simpatisan
9. Mempunyai faham fanatik dan menganggap yang paling benar
10. Tidak toleran dan membentuk komunitas sendiri.

(PN/ Dok Humas Polres Pati)

Tabuh Genderang Perang Terhadap Paham Radikal, Polres Pati Rutin Gelar Hal Ini | patinews.com | 4.5

Leave a Reply