Categories: Featured

Ramadhanku Tetap Ceria


Tuhan, Maha Bijak atas segala keputusannya. Apapun yang Tuhan takdirkan, itu mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita. Tapi sudah jelas itu yang terbaik untuk kita. Pandemi Corona, sekilas pandang membuat banyak orang sengsara. Tapi mendalam dirasa, itu banyak sekali hikmahnya. Disisi lain memang sangat merugikan. Namun disisi lain pula mengajarkan kita apa makna manusia yang sesungguhnya. Di waktu ini, banyak manusia yang tiba-tiba sangat peduli dengan kesehatan. Sangat peduli dengan sesama. Dan adapula yang memperdaya ketidakberdayaan. Ya, itulah warga kita.

Corona atau Covid-19 ini membuat banyak harapan kandas. Bukan hanya itu, tetapi juga membuat banyak orang tewas. Sepertinya hanya sebuah hal yang sepele, hanya sebuah virus kecil. Namun jangan hanya sebelah mata yang memandang, karena virus ini sangat kondang. Jangankan yang sakit, yang sehat pun bisa ditewaskan. Cermati apa yang terjadi perlahan demi perlahan.

Cobalah gunakan akal sehatmu dalam menghadapi segala sesuatu. Dan jangan melulu mengkaitkannya dengan mitos atau sesuatu yang tidak masuk akal. Sementara Corona ini adalah suatu virus yang masuk akal. Jadi untuk meminimalisir, memberantas, atau mencegahnya pun harus dengan kebijakan akal.

Maka dari itu saking seriusnya wabah ini, banyak pihak yang menganjurkan bahkan mengatur hidup kita agar terhindar dari Corona. Terutama pemerintah, yang membatasi setiap gerak-gerik kita. Ramadhan kali ini berbeda. Tapi tetap ada banyak hal yang sama namun cara pelaksanaannya yang berbeda.

Sekalipun demikian, tidak mengurangi rasa khusyuk dan nikmat. Bahkan bisa saja kekhusyukan ramadhan kali ini lebih baik daripada ramadhan yang sebelumnya. Karena seperti biasa, manusia mendadak menjadi umat yang taat ketika urusan dunia menjauhi dirinya.

Dari itu coba renungilah! Seberapa pedulinya kita terhadap kewajiban kita kepada Tuhan. Tuhan hanya meminta satu permintaan, tetapi kita punya banyak permintaan. Sementara kita tidak dengan baik melaksanakan kewajiban. Tuhan hanya meminta kita taat, tapi kita sering berkhianat. Yang saya rasakan saat ini adalah Tuhan hanya menunjukkan bahwa kita tidak boleh egois. Kita harus bisa menjaga hubungan kita dengan baik. Iya, baik dengan Tuhan baik dengan manusia. Apalagi yang kita cari? Tuhan sudah sangat sukacita memberi.

Ramadhan kali ini sebagai ajang kita dalam memperbaiki semuanya. Untuk kembali mendapatkan kepercayaanNya. Agar wabah ini lekas usai dan kita bisa meraih mimpi yang belum tercapai. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan, usahakan selalu di rumah, dan boleh saja keluar apabila memang sangat penting. Tetap taati aturan pemerintah, karena itu juga untuk kebaikan kita.

(Moh Arfan Burhannudin)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Pemdes Mintobasuki Gabus Ajak Warga Kenakan Masker

Pemdes Mintobasuki Gabus Ajak Warga Kenakan Masker GABUS, PATINEWS.COM Pemerintah Desa Mintobasuki Gabus, melaksanakan giat…

16 September 2020

Edukasi Pencegahan Covid Melalui Gerakan Pakai Masker

Edukasi Pencegahan Covid Melalui Gerakan Pakai Masker KAYEN, PATINEWS.COM Mulai hari ini, Rabu, 16/9/2020, Pemerintah…

16 September 2020

Serentak, Forkompincam Tlogowungu Sosialisasikan Pemakaian Masker Selama 14 Hari

Patinews.com, Tlogowungu – Dalam rangka mensosialisasikan Surat Edaran Bupati nomor  440/2135 Tahun 2020 taggal 12…

16 September 2020

Mahasiswa KKNT UPGRIS Gelar Webinar Bijak Berikan Gawai pada Anak

EDUKA, PATINEWS.COM Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disebut dengan KKN merupakan sebuah program yang…

15 September 2020

Digelar Virtual, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Pati Peroleh Materi Wasbang

PATI, PATINEWS.COM Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Negara dan Bangsa, tidak henti-hentinya Kodim 0718/Pati memberikan…

15 September 2020

Banser Pengawal Ulama’ Kyai, Habib dan NKRI

Penulis : Imam Muhlis Ali, S.Pd I* Sudah kesekian kali beberapa penceramah agama, pesohor, pejabat…

15 September 2020