Categories: Berita

Polisi Keluarkan Maklumat Larang Warga Berkumpul, Dari Seminar Hingga Resepsi Pernikahan

Polisi Keluarkan Maklumat Larang Warga Berkumpul, Dari Seminar Hingga Resepsi Pernikahan

PatiNews.Com – Nasional, Dengan semakin cepatnya penyebaran virus corona alias Covid-19 yang ditunjukan meningkatnya orang dinyatakan positif, Kapolri Jenderal Idham Azis mengelurakan maklumat yang diterbitkan pada Kamis (19 Maret 2020).

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono mengungkapkan, maklumat itu dikeluarkan agar penyebaran virus tidak semakin meluas dan berkembang menjadi ganguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Maklumat ini juga bentuk kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19),” sambung Brigjen Pol Argo Yuwono dalam keterangan tertulis, Sabtu (21 Maret 2020).

Pihaknya menjelaskan, dalam maklumatnya, Kapolri meminta agar seluruh masyarakat tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri.

“Seperti, dalam bentuk seminar, lokakarya, konser musik, festival, bazzar, pasar malam, pameran, unjuk rasa, kegiatan olahraga, kesenian, jasa hiburan, pawai, karnaval hingga resepsi keluarga,” terang Karo Penmas Divisi Humas Polri.

Apabila ada keperluan mendesak dan tidak dapat dihindari yang melibatkan banyak massa, agar dilaksanakan sesuai dengan protokol pemerintah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu, Kapolri dalam maklumatnya, lanjut Brigjen Pol Argo Yuwono juga meminta agar masyarakat tetap tenang dan jangan panik namun diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing dan mengikuti informasi serta himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

“Masyarakat juga diminta agar tidak melakukan pembelian atau menimbun bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainya secara berlebihan,” terangnya.

Dan masyarakat juga diminta agar tidak ikut menyebarkan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya yang dapat menimbulkan gejolak. “Apabila tidak jelas sumbernya, dapat menghubungi kepolisian setempat,” imbuh Brigjen Pol Argo Yuwono.

Apabila anggota Kepolisian menemukan perbuatan yang bertentangan dengan maklumat Kapolri, sambungnya, maka dilakukan tindakan penegakan hukum yang telah diatur sesuai dengan perundang-undangan. (pn/ dok Humas Polri).

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Pemicu Tindak Pidana, 1637 Botol Miras Disita Polres Pati

PATINEWS.COM - KOTA, Selama berlangsungnya operasi ketupat candi, 24 April hingga 22 Mei 2020, Kepolisian…

24 Mei 2020

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual JATENG, PATINEWS.COM Hari raya idul fitri kali ini…

24 Mei 2020

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa Pagerharjo

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa…

23 Mei 2020

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan PatiNews.Com -…

23 Mei 2020

Tahap Pertama, BLT Dana Desa di Pati Mulai Disalurkan

Tahap Pertama, BLT Dana Desa di Pati Mulai Disalurkan PatiNews.Com - Kota, Bantuan Langsung Tunai…

23 Mei 2020

118 Pengunjung dan Karyawan Tiga Swalayan di Rapid Tes Acak, ini Hasilnya

118 Pengunjung dan Karyawan Tiga Swalayan di Rapid Tes Acak, ini Hasilnya PatiNews.Com - Kota,…

23 Mei 2020