Musdhalifah Hesti Anggraini, Ciptakan Alat Semprot Handsanitizer Tanpa Sentuh Sebagai Upaya Cegah Covid-19

Musdhalifah Hesti Anggraini, Ciptakan Alat Semprot Handsanitizer Tanpa Sentuh Sebagai Upaya Cegah Covid-19

PATI, PATINEWS.COM

Pandemi Covid-19 yang tak kunjung henti masih menjadi bayang bayang yang menakutkan hampir di seluruh wilayah Indonesia tak terkecuali di Kabupaten Pati. Dari kondisi ini membuat banyak pihak saling berlomba melakukan berbagai tindakan pencegahan penyebaran virus corona tersebut.

Berangkat dari kondisi yang ada, Musdhalifah Hesti Anggraini atau yang akrab disapa Hesti, salah satu Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro periode 2020 berinisiatif untuk menciptakan alat semprot handsanitizer tanpa sentuh.

Dalam programnya ini, Hesti membuat dua model prototipe alat semprot handsanitizer, yaitu dengan menggunakan sensor dan dengan sistem injak.

Hesti menjelaskan cara kerja alat ini yaitu cukup dengan menjulurkan tangan di dekat alat tersebut, lalu cairan handsanitizer akan keluar dengan sendirinya. Bahan yang diguakan adalah sensor infrared dan servo sebagai penggeraknya. Namun karena dirasa cukup ribet untuk masyarakat awam, maka dibuat model lain yang lebih mudah, yaitu dengan sistem injak.

“Jika menggunakan sensor mungkin bagi masyarakat awam masih kesulitan. Untuk itu saya buat model lain dengan menggunakan bahan yang mudah ditemukan serta cukup mudah dalam pembuatannya,” Ujar Hesti.

Pembuatan alat semprot handsanitizer dengan sistem injak cukuplah sederhana. Cukup dengan pipa paralon ukuran 1” dan ½”, knee, botol bekas dan papan kayu sebagai alas.

Berawal dari pemikirannya jika di tempat – tempat umum penggunaan handsanitizer dilakukan secara manual dan bergantian dan tentunya dengan bersentuhan langsung dengan botol handsanitizer itu sendiri.

Handsanitizer yang seharusnya menjadi antiseptik untuk membunuh virus justru bisa menambah virus lagi sehingga berpotensi dalam penularan Covid-19. Berbeda dengan penyemprot handsanitizer otomatis yang tidak perlu kontak langsung dengan tangan. Dengan demikian penyebaran virus dapat diminimalisir.

Ia berharap, inovasi yang diciptakan melalui program KKN nya kali ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat luas, sehingga penyebaran Covid-19 tidak semakin meluas.

Musdhalifah Hesti Anggraini
Editor: Rani Tiyas

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Mahasiswa KKNT UPGRIS Gelar Webinar Bijak Berikan Gawai pada Anak

EDUKA, PATINEWS.COM Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disebut dengan KKN merupakan sebuah program yang…

15 September 2020

Digelar Virtual, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Pati Peroleh Materi Wasbang

PATI, PATINEWS.COM Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Negara dan Bangsa, tidak henti-hentinya Kodim 0718/Pati memberikan…

15 September 2020

Banser Pengawal Ulama’ Kyai, Habib dan NKRI

Penulis : Imam Muhlis Ali, S.Pd I* Sudah kesekian kali beberapa penceramah agama, pesohor, pejabat…

15 September 2020

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda PATI, PATINEWS.COM Guna memaksimalkan Badan Usaha Milik…

15 September 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020 MARGOYOSO, PATINEWS.COM…

15 September 2020

Sosialisasi Jam Malam, Ini Yang Dilakukan Muspika Tlogowungu

TLOGOWUNGU, PATINEWS.COM, Muspika Tlogowungu beserta anggota Koramil 13/Tlg,  Polsek Tlogowungu dan Satpol PP  Kecamatan Tlogowungu …

15 September 2020