Komisi C DPRD Kabupaten Pati Adakan Audiensi Bersama JMPPK

Patinews.com – Kota, DPRD Kabupaten Pati, hari ini (Senin, 20 Januari 2020) didatangi oleh Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng (JMPPK). Mereka bermaksud ingin mempertanyakan tentang progres revisi Perda Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) di Kabupaten Pati.

Audiensi berlangsung di ruang gabungan DPRD Kabupaten Pati, Komisi C DPRD Kabupaten Pati bersama Dinas terkait menerima rombongan tersebut. Mereka mengaku jika selama ini JMPPK merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan revisi Perda tersebut. Padahal, sebagian besar yang menjadi lokus perda itu ada di wilayah Pati bagian selatan.

Gunretno selaku perwakilan dari JMPPK mengatakan, revisi Perda RTRW ini harus memakai pijakan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo. Karena kalau tidak menggunakan KLHS, penerapannya dikhawatirkan tidak sesuai daya tampung dan daya dukung lingkungan.

“Kami memberi masukan, karena Perda Tahun 2011 itu banyak mata air yang tidak disebutkan, tidak terdata, maka penting ini untuk dilindungi,” ungkapnya.

Karena jumlah masyarakat Kabupaten Pati ini semakin banyak, sehingga kebutuhan air pun semakin meningkat. Namun dalam revisi Perda RTRW itu berapa banyak mata air di wilayah ini tidak disebutkan, sehingga harus diluruskan.

“Karena itu, kami memberi masukan kepada DPRD agar revisi Perda ini sesuai dengan daya dukung dan daya tampung,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Pati Teguh Bandang Waluyo menyampaikan, jika saat ini Revisi Perda RTRW itu masih dalam tahap pembahasan. Drafnya juga baru dikirim ke Pemprov Jateng.

“Kami masih pembahasan, karena itu nanti masukan JMPPK ini bisa kita bahas lagi. Usulan JMPPK itu sangat penting. Apalagi selama ini mereka juga sudah melakukan kajian bahkan sampai konsultasi ke presiden. Selain itu, secara geografis mereka berada di Pegunungan Kendeng,” sambung Teguh..

Pihaknya juga sudah kali keduanya mendengar pendapat yang diadakan untuk menjaring masukan masyarakat terkait revisi perda RTRW itu. Dia mengira, selama dua pertemuan itu sudah ada perwakilan dari JMPPK, tetapi nyatanya tidak ada.

Diharapkan dalam pembahasan revisi Perda RTRW ini nantinya tidak menjadi masalah yang berkepanjangan dan meresahkan masyarakat. Dia juga menyinggung terkait rencana pendirian pabrik semen di Pegunungan Kendeng.

“Kami bukannya tidak proinvestasi, tidak. Tetapi jangan sampai kita proinvestasi tetapi menyakiti hati rakyat, terutama lingkungan kita,” tandasnya. (pn/ dok DPRD)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Masuk Mako Satlantas Polres Pati, Wajib Ikuti Prosedur Ini

Masuk Mako Satlantas Polres Pati, Wajib Ikuti Prosedur Ini Patinews.com – Kota, Sebagai upaya antisipasi…

15 menit ago

Antisipasi Corona, Warga Desa Jimbaran Kayen, Tunda Pesta Hajatan

Antisipasi Corona, Warga Desa Jimbaran Kayen, Tunda Pesta Hajatan Patinews.com – Kayen, Demi keselamatandari wabah…

1 jam ago

Bikin Corona Lari, Kodim 0718 Terima Bantuan 10 Sprayer dari Gusdurian Pati

Patinews.com - Kota, NKRI Bersatu Melawan Corona itulah tema spanduk yang terpampang didepan Markas Kodim 0718/Pati…

2 jam ago

Masuki Area Setda Pati, Wajib Dicek Suhu Badan

Masuki Area Setda Pati, Wajib Dicek Suhu Badan Patinews.com – Kota, Pemerintah Kabupaten Pati terus…

4 jam ago

Senam Pagi Ala Polisi di Pati, Hadang Virus Corona

Senam Pagi Ala Polisi di Pati, Hadang Virus Corona PatiNews.Com - Kota, Antisipasi dilakukan oleh…

8 jam ago

Belum Ada Warga Pati Positif Corona, Satu PDP Masih Menunggu Hasil Lab

Belum Ada Warga Pati Positif Corona, Satu PDP Masih Menunggu Hasil Lab PatiNews.Com - Kota,…

10 jam ago