Kinerja 14 Kepala OPD Kabupaten Pati, Dievaluasi

Kinerja 14 Kepala OPD Kabupaten Pati, Dievaluasi

Patinews.com – Kota, Bertempat di di kantor Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati, dilaksanakan penilaian kompetensi dan evaluasi kinerja pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan pemerintahan Kabupaten Pati. Jum’at, 20 September 2019.

Hadir dalam acara penilaian tersebut, Bupati Pati, Wakil Bupati Pati, Sekda Pati, Kepala Bappeda Pati serta tim assesment dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Bupati Pati Haryanto dalam arahannya, menyampaikan bahwa kegiatan semacam ini bagi kepala OPD di Kabupaten Pati bukanlah hal yang asing lagi. Sebab, kegiatan seperti ini telah dilakukan berkali – kali. Baik tes JPT Pratama maupun uji evaluasi.

“Kalau kepala daerah itu kan diujinya setiap lima tahun sekali dan yang milih rakyat. Sedangkan kepala OPD, sama maksimal lima tahun namun melalui evaluasi dulu. Serta berdasarkan hasil assesment dan juga uji kompetensi yang telah dilakukan,” kata Bupati.

Sebanyak 14 kepala OPD mengikuti uji kompetensi tersebut.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) tahun ini bekerjasama dengan tim dari Undip Semarang.

“Ini juga berguna untuk mengetahui dimana kepala OPD bertugas, serta kinerjanya sudah tepat apa belum. Meskipun selama ini saya sudah menerima laporan – laporannya, namun ini dalam rangka mengetahui pekerjaan serta kemampuan maksimal mereka,” tegasnya.

Bupati menyebut, dengan adanya kegiatan ini, pihaknya dapat mengetahui kompetensi para pejabat secara akurat.

Uji kompetensi ini juga sudah mendapat rekomendasi dari Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Kalau di periode – periode terdahulu belum ada semacam ini, bisa langsung tunjuk. Namun sekarang berbeda, harus dimintakan rekomendasi dulu kepada KASN, serta dilaksanakan assesment. Jadi hasil dari pansel ini bagaimana,” terannya.

Ia juga mengingatkan, bahwa jabatan tinggi pratama merupakan posisi untuk membantu tugas kepala daerah dalam merumuskan kebijakan. Oleh sebab itu harus benar – benar detail memahami.

Kenapa, sebab kalau tidak demikian, program – program maupun visi misi dari kepala daerah tidak akan bisa tercapai”, imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Pansel, Sekda Pati, Suharyono menambahkan, uji kompetensi ini dilakukan selama dua hari, yaitu 20 – 21 September 2019.

Hari pertama dengan agenda evaluasi dan assesment, sementara hari kedua dilakukan tes wawancara.

“Untuk itu, Dekan Fisip Undip yang juga selaku ketua tim assesment agar dapat memberikan arahannya kepada para peserta uji kompetensi,” tandasnya. (pn/ hms)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Bawa Pemudik, Bus ini Diminta Putar Balik

REMBANG, Seluruh kendaraan yang masuk ke Kabupaten Rembang benar-benar diperketat pengawasannya. Jum'at (29 Mei 2020)…

29 Mei 2020

5 FILM INDONESIA DENGAN JUMLAH PENONTON TERBANYAK DI HARI PERTAMA

Siapa sih yang gak suka nonton film? Pastinya untuk semua orang menjawab suka, apalagi kalau…

29 Mei 2020

Satu Pasien Positif Corona di Kaliori Rembang, Meninggal

REMBANG, Seorang laki -laki berusia 56 tahun, berstatus positif covid-19, meninggal dunia di ruang isolasi…

29 Mei 2020

Hingga 11 Bulan ke Depan, Stok Pangan di Jateng Aman

JATENG, PATINEWS.COM Stok pangan di Jawa Tengah aman hingga minimal 11 bulan ke depan. Bahkan…

29 Mei 2020

Kisah Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Cerita Para Kekasih Allah

Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf adalah salah satu putra dari 16 bersaudara putra-putri Alm.Al-Habib…

29 Mei 2020

4 Potret Pemain Film Maywho Sekarang, Bikin Pangling!

Pasti kalian nggak asing dari pemeran film May Who? . yak, mereka adalah Bank, Punpun,…

29 Mei 2020