Jumlah Kapal Nelayan di Pati Terbanyak se Jateng, Industri Pengolahan Ikan Terbuka Lebar

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), menjadi narasumber dalam Webinar (Web Seminar) Kelautan dan Perikanan, di ruang Pati Command Center (PCC) Setda Pati. (03/07)

PATINEWS.COM – KOTA,

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), menjadi narasumber dalam Webinar (Web Seminar) Kelautan dan Perikanan bertema “Kontribusi Sektor Perikanan Tangkap terhadap Peningkatan dan Penyerapan Tenaga Kerja di Jawa Tengah”, yang diadakan oleh Fakultas Perikanan Universitas Diponegoro (UNDIP). Jum’at, 03 Juli 2020.

Dalam Webinar yang diikuti Safin di ruang Pati Command Center (PCC) Setda Pati itu, Wabup mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa mendorong masuknya para investor untuk membangun industri penunjang sektor perikanan di Kabupaten Pati.

“Perikanan merupakan satu di antara sektor ekonomi unggulan di Pati. Hal ini antara lain bisa dilihat dari banyaknya jumlah kapal nelayan berkapasitas besar dan berkembangnya perikanan budidaya. Namun, masih dibutuhkan industri penunjang untuk memaksimalkan potensi ekonomi di sektor ini,” terang Safin yang hadir didampingi pejabat Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Kabupaten Pati.

Sebagai Wakil Bupati, Safin pun mengajak untuk berinvestasi di industri perikanan.

“Kalau cold storage sudah cukup banyak, tapi kami masih berharap ada investor yang mau masuk ke pengolahan. Saat ini butuh support di bidang tersebut. Hal tersebut bertujuan supaya produksi ikan tidak dijual mentah, melainkan ada nilai tambahnya,” bebernya.

Safin pun memaparkan bahwa jumlah kapal dan nelayan asal Pati termasuk yang tertinggi di Jawa Tengah.

“Kapal berkapasitas di atas 30 Gross Tonnage (GT) jumlahnya mencapai 576 unit. Lalu kategori di atas 30 GT memiliki besaran bervariasi, mulai 80, 90, 100, bahkan hingga 150 GT,” jelas Safin.

Sedangkan, untuk kapal nelayan kecil berukuran di bawah 10 GT, menurut Wabup, jumlahnya mencapai 1.732 unit.

“Para nelayan kapal besar mencari ikannya memang bukan di perairan Jawa Tengah, ada beberapa yang di Sulawesi, Laut Papua, Natuna, dan lain-lain. Ini sangat berkontribusi untuk menggantikan nelayan-nelayan luar negeri yang dulu melaut di wilayah kita,” sambungnya.

“Saya harap jangan ada lagi nelayan asing di laut NKRI. Nelayan Pati siap menggantikan mereka,” harap Safin.

Demi menunjang kinerja nelayan ia pun berharap pemerintah pusat dapat memberi dukungan untuk mempermudah urusan perizinan.

(PN/ PRK/ HMS)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Warga Dukuh Njugo Tlogosari, Lakukan Audiensi dengan Komisi A DPRD Pati

PATI, PATINEWS.COM Warga Dukuh Njugo Desa Tlogosari Kecamatan Tlogowungu, Pati mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pati.…

13 Agustus 2020

LKP Nissan Fortuna Pati, Gelar Promo Terbatas Stir Mobil Gratis Plus Mekanik Motor di Bulan Kemerdekaan

  PATI, PATINEWS.COM Memperingati bulan kemerdekaan, Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Nissan Fortuna Pati menggelar…

13 Agustus 2020

Terima Audiensi Warga Desa Semampir, Pimpinan DPRD Pati Sarankan Tempuh Jalur Hukum

PATI, PATINEWS.COM DPRD Kabupaten Pati kembali didatangi oleh Masyarakat Desa Semampir yang ingin menyampaikan aduannya…

13 Agustus 2020

Cegah covid 19: Lindungi diri anda

PATINEWS.COM Ditahun 2020 terdapat  virus yang dirasa mematikan yakni virus corona. Seiring dengan berjalannya waktu…

13 Agustus 2020

Langkah Kecil Merubah Negeri, Mahasiswa UMM Bagikan 100 Paket PMT di Posyandu Desa Klumutan Madiun

Oleh: Leidyana Widiyakusua 4 Agustus 2020 Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok 66 PMM Bhaktimu…

13 Agustus 2020

Mahasiswa KKN UNDIP di Prawoto Sukolilo, Manfaatkan SDA Untuk Pembuatan Handsanitizer Alami

SUKOLILO, PATINEWS.COM (13/08/2020) Tangan adalah bagian tubuh yang sangat rentan menjadi tempat bersarangnya virus dan…

13 Agustus 2020