Haul Waliyullah Syekh Ronggokusumo Ngemplak Kidul, Terapkan Protokol Kesehatan

Haul Waliyullah Syekh Ronggokusumo Ngemplak Kidul, Terapkan Protokol Kesehatan

MARGOYOSO, PATINEWS.COM

Setiap tanggal 10 Shafar warga Desa Ngemplak Kidul menggelar Haul Waliyullah  Syekh Ronggo Kusumo. Tokoh yang lebih dikenal dengan sebutan Mbah Ronggo ini sendiri bukan hanya dikenal sebagai tokoh Syiar Agama Islam melainkan juga dikenal sebagai cikal bakal berdirinya Desa Ngemplak Kidul Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Waliyullah Syekh Ronggo Kusumo merupakan putra dari Adipati Tuban, Si Ageng Mruwut. Ki Ageng Mruwut sendiri merupakan putra dari Pangeran Tatir atau Sayid Ali yang merupakan putra dari Pangeran Kusumo Negoro. Kusumo Negoro merupakan putra dari Pangeran Hadi Negoro atau Pangeran Benowo yang merupakan anak dari Sultan Hadi Wijaya atau Joko Tingkir. Mbah Ronggo masih keponakan dari Mbah Ahmad Mutamakin Kajen. (Sumber : Buku Sejarah Waliyullah Syekh Ahmad Mutamakin Kajen karya penulis M. Sanusi : Cet.1980 an).

Sejarah Syekh Ronggo Kusumo bisa di klik
https://www.patinews.com/kisah-syeh-ronggo-kusumo-dan-babat-desa-ngemplak-kidul/

Pelaksanaan acara haul dengan protokol kesehatan dan diikuti dengan undangan terbatas

Untuk rangkaian acara haul beliau Mbah Ronggo ditahun 2020 ini yang berbarengan dengan pandemi Covid-19, tetap berjalan dengan ketentuan protokol kesehatan. Hal ini berdasarkan hasil keputusan rapat Pengurus harian di Makam Mbah Ronggo pada tanggal 30 Agustus 2020. Juga diperkuat hasil rapat khusus Tim Satgas Covid-19 terkait haul pada tanggal 19 September 2020. Kesimpulannya: Haul Mbah Ronggo Ngemplak Kidul tetap terselenggara dengan mengikuti protokol kesehatan, acara haul khusus tidak untuk umum, diikuti undangan terbatas dan warga sekitar. Undangan terbatas karena memang ditahun ini peserta acara dikurangi demi untuk standar keamana ruangan. Dipastikan dalam ruang makam, setiap peserta acara hanya sedikit, sudah dipastikan cuci tangan, berjarak dan memakai masker.

Manual acara haul Mbah Ronggo Kusumo Tahun 2020 :
1. Mudarosah bil ghoib ke-40 tanggal 25 September 2020 pukul 20 00 wib
2. Wali mah bil ghoib tanggal 26 September 2020 pukul 13.00 wib
3. Tahtimul qur’an bin nadlor ke-56
tanggal 26 September 2020 pukul 18.00 wib
4. Tahlil muqoddimah  tanggal 27 September 2020 pukul 19.30 wib
5. Buka selambu makam dan lelang tanggal 28 September 2020 pukul 08.00 wib
6. Tahlil haul
tanggal 28 September 2020 pukul 19.30 wib
7. Manaqib tanggal 30 September 2020 pukul 19.30 wib

Undangan acara haul tahun 2020 ini dikurangi

Pelaksanaan acara haul di tahun 2020  dengan protokol kesehatan ini sudah didesain secara baik. Seperti salah satu sesi sub acara yakni khataman Alqur’an Binnadlor yang biasanya banyak dikuti dari warga Ngemplak Kidul dan peserta dari luar desa, untuk tahun ini hanya khusus diikuti peserta lokal desa sendiri. Bahkan sub acara Walimah Khotmil qur’an siang hari yang biasanya di tahun dulu ‘berjubel’, khusus ditahun ini hanya diikuti warga Desa Ngemplak Kidul sendiri. Itupun infonya setiap RT hanya diikuti 10 orang. Total hanya  220 orang dari 22 RT.

Tentunya masyarakat luas sangat memaklumi dengan keadaan dimasa pandemi Covid-19 ini. Dimana dimana-mana acara berbeda dengan tahun-tahun yang lalu. Di tahun 2020 ini ada teknis tersendiri setiap yang mengikuti acara. Lalu, bagaimana teknisnya?

Teknis acara haul dengan protokol kesehatan

Secara umum bagi siapapun yang memasuki area makam wajib mengikuti protokol kesehatan.  Pun demikian acara haul tetap diselenggarakan namun tetap mengikuti protokol kesehatan. Tim satgas Covid-19 acara haul mulai bertugas pada hari Kamis tanggal 24 September 2020 (7 Shafar 1442 H) bertepatan dengan sub acara Khotmil qur’an bil ghoib Muslimat di Makam Mbah Ronggo Kusumo. Adapun teknis Satgas Covid-19 yakni :
1. Setiap peserta dan panitia acara haul serta siapapun yang memasuki area makam wajib memakai masker. Ini dimulai dari pintu gapura makam. Petugas Satgas Covid-19 akan melaksanakan tes suhu badan dengan alat Thermogun kepada setiap yang masuk area makam. Jika suhu tubuh melewati batas standar otomatis tidak memperkenankan masuk area.
2. Setelah dites suhu badannya, disuruh bercuci tangan dengan hand sanitizer dan air di kran yang sudah disediakan.
3. Dipastikan yang memasuki area makam tidak berdesakan alias berjarak.
4. Didalam ruangan makam hanya diisi terbatas.

Demikian yang dapat kami informaskan semoga bermanfaat.  Sangat diharapkan bagi  masyarakat yang berziarah di makam Mbah Ronggo dapat memaklumi dan mengikuti protokol kesehatan demi kesehatan dan keamanan bersama. Amin.

Ngemplak Kidul, 20 September 2020
Penulis : Imam Muhlis Ali

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Ketika Bisnis Esek-esek, Jerat Gadis Dibawah Umur

PATI – PATINEWS.COM Praktik bisnis esek-esek di Pati dalam beberapa tahun terakhir ini dinilai oleh…

19 Oktober 2020

Diikuti 26 Coach Profesional, Pati Jadi Tuan Rumah Kursus Lisensi Kepelatihan B PSSI

OLAHRAGA, PATINEWS.COM Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) mengaku bangga bisa berada di tengah-tengah pelatih-pelatih…

19 Oktober 2020

Diakui Dunia, Generasi Muda Wajib Lestarikan Budaya Wayang Kulit

BUDAYA, PATINEWS.COM Bupati Pati Haryanto mendukung sepenuhnya penyelenggaraan kegiatan yang bertujuan untuk nguri-uri budaya ini.…

19 Oktober 2020

282 KK di Desa Karangsari Cluwak, Peroleh Bantuan Sosial Tunai

CLUWAK, PATINEWS.COM COVID-19 Merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Coronavirus Disease yang menyebar sangat cepat…

19 Oktober 2020

Manfaatkan Lahan Pekarangan dengan Tanaman Hortikultura

GEMBONG, PATINEWS.COM Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) Reguler dari rumah kelompok 10 Universitas…

19 Oktober 2020

RS Keluarga Sehat Tarik Alkes Bermerkuri

RS Keluarga Sehat Tarik Alkes Bermerkuri PATI, PATINEWS.COM Orang pasti sudah tidak asing lagi dengan…

19 Oktober 2020