Gandeng Anggota DPR RI, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisai Program Jaminan Sosial

Gandeng Anggota DPR RI, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisai Program Jaminan Sosial

Gandeng Anggota DPR RI, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisai Program Jaminan Sosial

Patinews.com – Kota, Selasa tanggal 08 Agustus 2017, pukul 10.30 s/d 13.05 WIB, bertempat di Hall Sasono Kencono Rosoasih RM. Sapto Renggo Baru Jl. Raya Pati – Kudus turut Ds. Badegan Kec. Margorejo Kab. Pati, telah dilaksanakan giat Sosialisasi “BPJS Ketenagakerjaan”.

Hadir dalam giat tersebut antara lain, Anggota Komisi IX DPR RI : H. IMAM SUROSO, SH, S. Sos, MM, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wil. Kudus  TEGUH WIYONO bersama Pejabat Strukturalnya,  Kapolsek Margorejo : AKP EKO PUJIYONO., Danramil 12/ Margorejo : KAPTEN INF SRIYANTO, Perwakilan Puskesmas Kec. Margorejo : Sdr. dr. ARDIAN SUCAHYATI, Masyarakat Wil. Kab. Pati kurang lebih 200 (dua ratus) Orang.

Dalam sambutannya Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kudus mengatakan, “Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak dan ibu sekalian. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan dengan baik. Tanyakan kepada kami apabila para undangan yang hadir belum paham mengenai program BPJS ketenaga kerjaan sehingga lebih jelas dan paham dengan program-program BPJS. Semoga program yang kami sampaikan nanti dpt ditrima dengan baik oleh para undangan sekalian”.

Anggota Komisi IX DPR RI (H. Imam Suroso)  Mengucapkan terima kasih atas kehadiran Para Tamu Undangan baik dari Dinas/ instansi serta peserta Sosialisasi. “Kegiatan ini merupakan program dari BPJS yang diharapkan dapat tercapainya tujuan kesejahteraan nasional. Selain kegiatan ini masih banyak program-program yang lain yang sampai saat ini masih belum tersalurkan ke masyarakat”.

Penyampaian Materi dari BPJS Ketenagakerjaan yang intinya :

–  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial : untuk melaksanakan program jaminan sosial nasional, yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mengamanatkan pembentukan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

–  BPJS Kesehatan menyelenggarakan jaminan sosial bidang kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

–  BPJS Ketenagakerjaan menyelenggarakan jaminan sosial bidang ketenagakerjaan yang mencakup program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan Kematian (JKm).

–  BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan adalah badan hukum publik nirlaba.

–  Peserta Program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan : Untuk memperoleh manfaat dasar keempat program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan, pekerja dan pemberi kerja diwajibkan mendaftarkan diri sebagai peserta dan membayar iuran.

 

Cara Pendaftaran Peserta Program Jaminan Sosial Bidang Ketenagakerjaan :

a.  Setiap pemberi kerja wajib mendaftarkan dirinya dan pekerjanya sebagai peserta jaminan sosial bidang ketenagakerjaan kepada BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iuran.

b.  Pekerja mandiri yang tidak memiliki pemberi kerja dapat mendaftarkan dirinya sendiri sebagai peserta pada BPJS Ketenagakerjaan dan membayar iuran.

c.  Kepesertaan bersifat individual walaupun pemberi kerja mendaftarkan pekerjanya secara kolektif.

d.  Pemberi kerja selain penyelenggara negara atau peserta individu yang lalai memenuhi kewajiban mendaftarkan peserta akan dikenakan sanksi administratif (teguran tertulis, denda dan/atau tidak mendapatkan pelayanan publik tertentu) dan sanksi pidana (denda atau penjara).

 

Besaran Iuran dan Manfaatnya :

a.  Besarnya iuran berdasarkan nominal tertentu atau persentase besarnya penghasilan peserta yang dikelompokkan berdasarkan tingkat risiko lingkungan kerja.

Baca juga:   Tabrak Lari di Jalan Guyangan - Glonggong, Pengendara Vario Meninggal Dunia

b.  Manfaat menjadi peserta program jaminan sosial adalah mendapatkan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan/atau anggota keluarganya apabila terjadi hal-hal yang dapat mengakibatkan hilang atau berkurangnya pendapatan karena menderita sakit, mengalami kecelakaan kerja.

–  Peserta program jaminan sosial bidang ketenagakerjaan terdiri dari:

a.  Pekerja Penerima Upah (PPU) Setiap orang yang bekerja pada pemberi kerja selain penyelenggara negara, yang menerima gaji atau upah yang meliputi pekerja pada perusahaan, pekerja pada perseorangan, dan orang asing yang bekerja di Indonesia paling singkat enam bulan.

b.  Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) adalah Setiap orang yang bekerja atau berusaha atas risiko sendiri, yang meliputi : pemberi kerja, pekerja diluar hubungan kerja atau pekerja mandiri, dan pekerja yang bukan menerima upah.

 

Tujuan dari BPJS Ketenagakerjaan adalah untuk mempertahankan derajat kehidupan yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan  memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

 

Manfaat Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan :

a.  Jaminan Kecelakaan Kerja : Manfaat berupa uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan yang diberikan pada saat peserta mengalami kecelakaan kerja atau penyakit yang disebabkan oleh lingkungan kerja.

b.  Jaminan Hari Tua : Manfaat uang tunai yang dibayarkan sekaligus pada saat peserta memasuki usia pensiun, meninggal dunia, atau mengalami cacat total tetap.

c.  Jaminan Pensiun : Bertujuan untuk mempertahankan derajat kehidupan  yang layak bagi peserta dan/atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap, atau meninggal dunia.

d.  Jaminan Kematian : Manfaat uang tunai yang diberikan kepada ahli waris ketika peserta meninggal dunia bukan akibat gempa guncang akibat kecelakaan kerja.

–  Perbedaan Antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan :

a. BPJS Kesehatan : Hanya Menjamin Bagi Orang – orang yang sakit.

b. BPJS Ketenagakerjaan : Menjamin beberapa program yang diantaranya Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, Jaminan Kematian.

 

Maka daripada itu mari semuanya baik yang hadir maupun keluarganya untuk segera Pastikan Untuk Terdaftar dan Membayar Iurannya dengan prosedur sbb :
a.  Pendaftaran bisa melalui : Mobil Keliling, Website BPJSTK (http://www.bpjsketenagakerjaan.go.id), Service Point Office (bekerjasama dengan Bank BRI), website e-regristrasi (http://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/#perusahaan atau bisa http://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/#tenagakerja), Kacab / KCP 324 Kantor Cabang Payment Point Online Banking (PPOB) Bekerjasama dengan 7 (tujuh) Aggregator Non Bank, bekerjasama dengan 6 (enam) Aggregator Perbankan dan bekerjasama dengan 121 PTSP di Seluruh Indonesia yang terintegrasi dengan BPJS Ketenagakerjaan.

b.  Bayar/ Pembayaran : Bisa melalui Electronic Payment System (EPS), Virtual Account, Internet Bassed dan 5 (lima) rekanan Bank Yang bekerjasama antara lain : BRI, BNI, BCA, Mandiri dan Bukopin.

c.  Laporkan data kepersertaan / pelaporan : Sistem Informasi Pelaporan Peserta (SIPP Online) https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/sipponline/).

d.  Klaim  : Bekerjasama dengan : 1.051 Rumah Sakit, 1.798 Klinik, 49 Balai Latihan Kerja yang bekerjasama untuk Program Return To Work (RTW) https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/#mitra dan Pelayanan Klaim Elektronik (eKlaim)https://es.bpjsketenagakerjaan.go.id/#tenagakerja.

Gandeng Anggota DPR RI, BPJS Ketenagakerjaan Gelar Sosialisai Program Jaminan Sosial | patinews.com | 4.5

Leave a Reply