fbpx

Doa Bersama Jelang Penutupan TMMD Kodim 0809/Kediri

Doa Bersama Jelang Penutupan TMMD Kodim 0809/Kediri

Doa Bersama Jelang Penutupan TMMD Kodim 0809/Kediri

Patinews.com – Kediri, Doa bersama dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, penguasa alam semesta ini pada momentum penghujung gelaran TMMD Kodim 0809/Kediri, dan acara ini juga bersamaan dengan acara selamatan TMMD yang berlangsung di Kelurahan Gayam. Doa bersama yang diadakan di Balai Kelurahan Dermo, tidak lebih dan tidak kurang, sebagai ungkapan terima kasih dan ucapan syukur, karena selama berlangsungnya TMMD, telah berjalan dengan lancar, dan acara tersebut diisi tausiyah oleh Gus Romli Ngadiluwih, minggu (16/10/2016)

Pada tausiyahnya Gus Romli mengatakan, kemajemukan negeri ini harus dan patut disyukuri, dari sabang sampai merauke, ratusan suku tinggal dan hidup dengan bahasa daerah dan budaya yang berbeda-beda, tetapi ajaibnya, negeri ini tetap bisa berkumpul dan bersatu. Bila dibandingkan negara-negara lain, seperti Yaman (timur tengah) misalnya, hanya terdiri dari 3 suku, tetapi antara suku satu dengan suku yang lainnya saling bermusuhan, bahkan akhir-akhir ini terjadi bentrok perang saudara, hanya karena mengutamakan kelompok atau golongannya.

Lanjutnya, negara ini bukan negara berdasarkan satu agama, melainkan berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila, apalagi secara jelas, bangsa ini berpegangan pada “Bhinneka Tunggal Ika”, dan landasan tersebut tidak bisa diganggu gugat ataupun ditawar-tawar. Menjaga kedaulatan negeri ini, tidak harus tergantung pada TNI saja, melainkan harus didukung sepenuhnya oleh seluruh warga negara Indonesia tanpa terkecuali, untuk itu menjaga persatuan dan kesatuan lebih penting daripada membuka celah ruang untuk saling bermusuhan, hujat menghujat maupun pertikaian yang berujung bentrokan maut.

Baca juga:   Sosialisasi Pencegahan Covid-19, Kades Tambahmulyo Keliling Desa dan Manfaatkan Medsos

Gus Romli juga sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Kodim Kediri, yang telah melakukan tindakan dalam bentuk pembangunan di Kediri ini, terlebih pembangunan tersebut mengarah pada kepentingan masyarakat tanpa terkecuali. Beliau mengaku, walaupun berstatus bukan warga Kota Kediri melainkan warga Kabupaten Kediri, tetapi sangat simpati terhadap TMMD yang dijalankan selama sebulan oleh TNI, kendati tidak ikut merasakannya, karena beliau tinggal di Kecamatan Ngadiluwih.

Kapten Czi Kustoyo selaku penanggungjawab kegiatan doa bersama ini, berharap pada penutupan 19 oktober mendatang, akan berakhir dengan sukses, dan seluruh hasil pembangunan TMMD yang berhasil diselesaikan dapat dipergunakan masyarakat. Disamping itu, pelaksanaan TMMD bisa menjadi tolok ukur hubungan TNI dengan rakyat, bagaimana partisipasi maupun bagaimana peran aktif dalam mendukung pelaksanaan setiap kegiatan yang berlangsung.

Doa Bersama Jelang Penutupan TMMD Kodim 0809/Kediri | patinews.com | 4.5

Leave a Reply