Cicipi Durian Desa Sampok, Wabup Optimis Desa di Gunungwungkal ini Jadi Destinasi Wisata Durian

Cicipi Durian Desa Sampok, Wabup Optimis Desa di Gunungwungkal ini Jadi Destinasi Wisata Durian

Patinews.com – Gunungwungkal,

Musim panen durian ini Wakil Bupati Saiful Arifin berkesempatan mencicipi hasil panen kelompok tani durian Desa Sampok Kecamatan Gunungwungkal, Kabupatn Pati Jateng. Selasa, 7 Januari 2019.

Wabup mengungkapkan dukungannya terhadap geliat kelompok tani durian di Desa Sampok. Menurutnya, cita rasa durian musang king yang ada di wilayah Gunungwungkal memiliki kekhasan tersendiri. Kontur tanah di Gunungwungkal, disebut Wabup cocok untuk mengembangkan perkebunan durian.

“Komoditas durian musang king, Bawor maupun durian jenis lokal lainnya, ini kualitasnya sudah bagus, dan punya daya tarik untuk pecinta durian,” ungkap Wabup.

Bersama Kepala Dinas Pertanian dan sejumlah pejabat terkait, Wabup mengadakan diskusi dengan sejumlah petani durian. Ia pun mendorong pengembangan perkebunan yang kini mencapai 25 hektar di desa Sampok.

Masih bisa dikembangkan, ada yang punya 5 hektar, 10 hektar, besar kecil tidak ada yang saling menjatuhkan. Satu kelompok harus saling mendukung,” sambung pria yang akrab disapa Safin itu.

Pihaknya mengatakan hasil panen durian di desa Sampok sudah dikenal oleh masyarakat. Bahkan, seringkali penikmat durian rela menempuh perjalanan jauh ke Desa Sampok agar dapat merasakan legitnya raja buah.

Safin akan mengupayakan perbaikan akses menuju desa Sampok. Sehingga memudahkan masyarakat yang ingin menikmati sensasi makan durian langsung di lokasi kebun.

Menurut Ketua Kelompok Tani Sampok Subur Hariko, geliat petani durian telah berkembang sejak tujuh tahun lalu. Ia mengungkapkan, jenis musang king cukup fenomenal dengan harga jual di pasaran cukup tinggi.

Harga durian musang king disini berkisar 100 ribu per kilo. Sedangkan harga di kota besar seperti Jakarta, bisa mencapai lebih dari 200 ribu.

“Sekarang mendatangkan musang king dari Malaysia harganya lebih mahal dan kurang fresh. Sehingga orang lebih memilih musang king yang ada disini,” kata Subur.

Subur pun mengajak warga desa untuk bersama menjadikan desa Sampok sebagai sentra durian musang king.

Tidak perlu ragu menanam durian musang king dan bawor di desa Sampok. Ke depan desa ini bisa menjadi destinasi kampung wisata durian,” tandasnya. (pn/ hms)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Mahasiswa KKNT UPGRIS Gelar Webinar Bijak Berikan Gawai pada Anak

EDUKA, PATINEWS.COM Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disebut dengan KKN merupakan sebuah program yang…

15 September 2020

Digelar Virtual, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Pati Peroleh Materi Wasbang

PATI, PATINEWS.COM Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Negara dan Bangsa, tidak henti-hentinya Kodim 0718/Pati memberikan…

15 September 2020

Banser Pengawal Ulama’ Kyai, Habib dan NKRI

Penulis : Imam Muhlis Ali, S.Pd I* Sudah kesekian kali beberapa penceramah agama, pesohor, pejabat…

15 September 2020

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda PATI, PATINEWS.COM Guna memaksimalkan Badan Usaha Milik…

15 September 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020 MARGOYOSO, PATINEWS.COM…

15 September 2020

Sosialisasi Jam Malam, Ini Yang Dilakukan Muspika Tlogowungu

TLOGOWUNGU, PATINEWS.COM, Muspika Tlogowungu beserta anggota Koramil 13/Tlg,  Polsek Tlogowungu dan Satpol PP  Kecamatan Tlogowungu …

15 September 2020