Bupati Pati : Pendamping Desa Tak Boleh Minta “Jatah” Santunan Kematian

Bupati Pati : Pendamping Desa Tak Boleh Minta “Jatah” Santunan Kematian

PatiNews.Com – Kota, Bupati Pati Haryanto menyerahkan santunan kematian tahap ke empat, yang dilaksanakan di ruang Pragolo Setda Kabupaten Pati. Selasa, 17 Desember 2019.

Bupati Pati Haryanto dalam sambutannya mengucap syukur dapat melaksanakan penyerahan santunan kematian tersebut.

Bagi Bupati, bantuan ini merupakan salah satu upaya untuk sedikit meringankan duka cita dari keluarga penerima.

“Yang namanya kematian itu kan tidak ada yang tahu kapan datangnya. Oleh karena itu, bagi keluarga maupun ahli waris yang ditinggalkan kelurganya, jangan sedih berlarut – larut,” ujarnya.

Meskipun nilainya tidak seberapa, yakni satu juta rupiah, namun Haryanto menegaskan bahwa anggaran santunan ini, memang merupakan hak yang diperuntukkan meringankan beban.

Santunan seperti ini memang telah berjalan selama 6 tahun di masa pemerintahannya.

“Satu juta memang nilai yang tidak seberapa, namun bagi yang membutuhkan pasti sangat bermanfaat,” sambung Bupati.

Bupati menyebut, tali asih ini merupakan bentuk empati dari pemerintah kabupaten. Selain itu, Haryanto juga menghimbau kepada para pendamping dari desa, untuk tidak meminta “jatah” kepada penerima santunan, namun justru lebih baik ditambah.

“Kalau perangkat desa mengantarkan ya jangan sampai mengurangi hak dari penerima. Kalau perlu malah ditambah, benar itu, jangan sampai terjadi. Selain itu, mengurus santunan kematian seperti ini lebih mudah, gampang dan tidak ada potongan,” tegasnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Subawi mengatakan bahwa di tahun ini, penyerahan bantuan di tahun ini telah terlaksana sebanyak empat tahap.

“Tahap pertama sebesar 289 juta untuk 289 ahli waris, tahap kedua sebesar 239 juta untuk 239 ahli waris dan hari ini sebanyak 173 ahli waris mendapat santunan sebesar 173 juta. Sedangkan yang tahap terakhir, yaitu hari ini sebesar 187 juta untuk 187 ahli waris”, ujarnya.

Bantuan yang selama ini diserahkan kepada para penerima manfaat tersebut sebesar satu juta rupiah yang akan diserahkan secara non tunai melakui akun virtual di bank yang telah bekerjasama.

“Untuk total anggaran santunan sebanyak empat tahap yaitu sebesar 888 juta”, pungkasnya. (pn/ hms).

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Mahasiswa KKNT UPGRIS Gelar Webinar Bijak Berikan Gawai pada Anak

EDUKA, PATINEWS.COM Kuliah Kerja Nyata atau yang sering disebut dengan KKN merupakan sebuah program yang…

15 September 2020

Digelar Virtual, Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknik Pati Peroleh Materi Wasbang

PATI, PATINEWS.COM Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Negara dan Bangsa, tidak henti-hentinya Kodim 0718/Pati memberikan…

15 September 2020

Banser Pengawal Ulama’ Kyai, Habib dan NKRI

Penulis : Imam Muhlis Ali, S.Pd I* Sudah kesekian kali beberapa penceramah agama, pesohor, pejabat…

15 September 2020

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda

Rapat Paripurna DPRD Pati, Bahas Penyertaan Modal Perumda PATI, PATINEWS.COM Guna memaksimalkan Badan Usaha Milik…

15 September 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020

Siswa MI Darun Najah Ngemplak Kidul, Raih Medali Emas Karate America Championship 2020 MARGOYOSO, PATINEWS.COM…

15 September 2020

Sosialisasi Jam Malam, Ini Yang Dilakukan Muspika Tlogowungu

TLOGOWUNGU, PATINEWS.COM, Muspika Tlogowungu beserta anggota Koramil 13/Tlg,  Polsek Tlogowungu dan Satpol PP  Kecamatan Tlogowungu …

15 September 2020