Categories: Berita

Bersama Petani di Pati, Ganjar Pranowo Kirim Doa Untuk Korban Bom Surabaya

PatiNews.Com – Gabus, Calon Gubernur Jateng nomor urut satu, Ganjar Pranowo berdialog dengan ratusan petani yang tinggal di sepanjang Kali Juwana, Pati, Minggu (13 Mei 2018).

Dialog yang dilakukan di areal persawahan Desa Wuwur, Kecamatan Gabus itu didahului dengan doa bersama untuk korban bom Surabaya.

Ganjar mengawali dialog dengan memaparkan kondisi keamanan negara. Dikatakannya, seluruh rakyat saat ini harus meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan. Di saat yang sama, kerukunan warga harus dijaga.

“Kemarin ada kejadian di Mako Brimob, hari ini gereja di Surabaya dibom. Maka dari itu bapak ibu, sekarang saya ingin mengajak kita semua berdoa bersama sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Yang beragama Islam mari mengirim surat Al Fatihah,” kata Ganjar.

Ganjar dan seluruh warga pun menundukkan kepala. Masing-masing berkomat kamit membaca surat Al Fatihah.

Usai berdoa Ganjar melanjutkan dialog membahas persoalan warga yang sebagian besar petani. Masalah utama di daerah tersebut adalah banjir yang tiap tahun merendam rumah dan sawah warga.

“Saya mewakili 38 desa di enam kecamatan di sepanjang Kali Juwana meminta pengerukan sungai karena sedimentasinya menghambat aliran air. Di sini hujan 2 hari saja sudah banjir, minta 2019 diprioritaskan,” kata Kepala Desa Talun, Maksum.

Menjawab hal itu Ganjar mengeluarkan telepon genggamnya. Ia menelepon Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana Ruhban Ruzziyatno. Ganjar menanyakan perihal pengerukan Kali Juwana.

Melalui telelon seluler yang di-loudspeaker, Ruhban menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengusulkan normalisasi Kali Juwana sejak 2 tahun lalu.

“Tapi belum ada tindak lanjut dari pusat karena dulu pernah tapi petani tidak mau pembebasan tanah dengan desain yang ada. Pak bupati kan sudah usulkan ke pusat juga tapi petani harus membantu karena ada lahan yang harus dibebaskan untuk pembuatan alur,” kata Ruhban.

Bupati Pati Haryanto yang turut hadir menambahkan, dirinya berencana menemui BBWS pada Rabu pekan depan. “Para kepala desa di sini akan saya ajak, kita bisa membicarakan semuanya termasuk kalau ada pembebasan lahan bagaimana,” katanya.

Ganjar berjanji membantu mendorong usulan warga ke pemerintah pusat. “Nanti ditambah dari saya kuatkan suratnya ke menteri PU agar bisa segera dikerjakan. Saya bantu sampaikan ke presiden juga,” tegasnya. (pn/ gi)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Melalui e-Channel, Mahasiswa KKN Tangguh UMSIDA 2020 Ajak Terapkan Anjuran Protokol Kesehatan

Sidoarjo, Patinews.com Ada yang berbeda dengan pelaksanaan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada tahun ajaran…

22 September 2020

KKN Tangguh Lakukan Pendampingan UMKM, Cara Pembuatan Layang-layang Serta Cara Penjualannya

Di situasi pandemi seperti ini tidak menurunkan semangat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk mengabdi kepada…

22 September 2020

Cara Mudah Memilih Furniture Jakarta Agar Terlihat Simpel Tapi Menawan

Furniture adalah salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh seseorang seiring dengan perkembangan teknologi. Apalagi dalam…

22 September 2020

6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Interior Design

Interior design adalah suatu tampilan yang membuat ruangan memiliki nilai estetik. Melakukan desain interior pada…

22 September 2020

Bersama Pelaku UMKM, Mahasiswa Ini Sediakan Jasa Delivery Telur

NASIONAL, PATINEWS.COM KKN atau Kuliah Kerja Nyata menjadi salah satu sarat kelulusan bagi seorang mahasiswa…

22 September 2020

Selain Tingkatkan Akses ke Agrowisata Jollong, TMMD Juga Percepat Akses Produk Pertanian

GEMBONG, PATINEWS.COM Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 dengan tema…

22 September 2020