fbpx

Banyak Cara Bersilaturahmi Tanpa Harus Mudik

Banyak Cara Bersilaturahmi Tanpa Harus Mudik

Pemerintah juga mengajurkan masyarakat tetap dirumah saja dan melakukan phsyical distancing agar virus corona atau Covid-19 tak terus menulari.
Ya, itu semua dilakukan pemerintah demi kebaikan bersama. Demi menghindari penyebaran wabah corona lebih luas di Tanah Air. Sehingga tak ada lagi orang terinfeksi Covid-19, dan merenggut nyawa pasien.

Gagal mudik bukan berarti kiamat. Malah kamu diuntungkan tidak mudik maupun pulang kampung di tengah pandemi ini. Apalagi kondisi keuangan pas-pasan karena ada pemotongan gaji atau membengkaknya pengeluaran akibat kebijakan work from home (wfh) dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

wabah Covid-19:

1. Hemat uang

Tahukah kamu kalau mudik saat corona, malah bikin kantong jebol. Bagaimana tidak, harga tiket bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan pesawat justru mahalnya minta ampun. Naik dua kali lipat. Itu karena operator menerapkan phsyical distancing dengan membatasi penumpang.
Lebih baik uangnya disimpan untuk menyambung hidup di kota selama masa pandemi corona yang tidak tahu kapan akan berakhir. Atau bisa juga di transfer untuk kebutuhan orangtua atau keluarga di kampung jelang Lebaran.

2. Menyelamatkan orang yang kamu sayangi

Dengan tidak mudik, berarti kamu punya kesempatan menyelamatkan orang-orang yang kamu sayangi. Seperti ibu, bapak, istri/suami, anak, adik, kakak, dan saudara, serta tetangga di kampung.

Walaupun kondisi badan nampak sehat, belum tentu kamu bebas dari virus corona. Siapa tahu tanpa sadar, kamu sudah terjangkit Covid-19. Kemudian mudik, dan menularkan ke keluarga dan tetanggamu.

Mudik bukannya bikin bahagia, malah jadi awal petaka. Oleh karena itu, lebih baik tetap tinggal di rumah aja, tidak mudik demi orang yang kamu cintai.
Meski mudik dilarang, jangan sampai silaturahmi terputus. Terlebih buat kamu yang masih punya orangtua maupun tanggungan, seperti istri/suami dan anak. Pasti rindu berat tak tertahankan. Walaupun jarak memisahkan, kamu bisa menembus ruang dan waktu. Caranya:

Baca juga:   Karakter orang Jawa (wikijawa)

1. Silaturahmi Online via Video Call

Dewasa ini, banyak aplikasi yang memungkinkan kamu melakukan panggilan video (video call). Dengan satu, dua atau beberapa orang sekaligus dalam satu waktu. Modalnya cuma smartphone dan koneksi internet.

Kamu bisa menumpahkan rasa kangenmu kepada kedua orangtua, bermaaf-maafan, bahkan sampai ngobrol gak penting selama berjam-jam. Bukan hanya suara yang terdengar, tapi juga bertatap muka meskipun cuma dari ponsel.

Keluargamu di kampung juga pasti bakal mengerti kok, kenapa kamu tidak bisa mudik tahun ini. Jadi, tidak ada alasan, gak bisa mudik, gak bisa silaturahmi karena zaman sudah canggih.

2. Bagi-bagi THR

Siapa bilang kalau tidak mudik, tidak bisa berbagi kebahagiaan. Kamu tetap bisa mengirimkan uang ke orangtua atau keluarga di kampung melalui transfer rekening bank, dan dompet digital. Bagi-bagi THR untuk keponakan. Jadi, setidaknya mengurangi rasa bersalahmu karena tidak bisa mudik Lebaran.

3. Kirim parsel dan kartu ucapan Lebaran

Cara berbagi kebahagiaan lain adalah dengan mengirimkan parsel, hadiah, atau bingkisan untuk keluarga tercinta. Bisa berupa kue-kue kering, sembako, peralatan makan, maupun makanan ringan lain. Kirim lewat jasa kurir.

4. Manfaatkan sosial media

Teknologi memang bisa mendekatkan yang jauh, dan menjauhkan yang dekat. Kamu di Jakarta, keluarga di Jawa misalnya, tetap bisa berkomunikasi meskipun hanya lewat Instagram, Facebook atau Twitter. Saling berkirim komentar, emoticon lucu, foto, dan video untuk saling bermaaf-maafan.

Jadikan Lebaranmu Tetap Bermakna

Tidak mudik dan terpaksa harus bertahan di tempat perantauan saat Lebaran memang gak enak. Tapi coba lihat dari sisi positifnya. Kamu bisa lebih fokus beribadah, muhasabah diri, bahkan menghemat pengeluaranmu. Tabungan mudik utuh, dan bisa dipakai untuk kebutuhan yang lebih penting.

(Alfan Ni’ami)

Banyak Cara Bersilaturahmi Tanpa Harus Mudik | patinews.com | 4.5

Leave a Reply