Ayo Balek Kampung, Ngerumat Jateng

Lebaran merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh khalayak perantauan, tak terkecuali mahasiswa. Momen ini digunakan untuk merefresh kesuntukan yang dialami dalam setahun terakhir dengan mengunjungi sanak keluarga ditanah kelahiran. Akibatnya, kota-kota besar yang terkenal padat penduduk, mendadak sepi karena ditinggal pulang para perantaunya.

Pulang kampung atau yang sering disebut mudik bukanlah hal yang unik, karena setiap tahun dijalani oleh para perantau. Tetapi, ditahun ini terdapat keistimewaan tersendiri yang membarengi hari raya idul fitri dan tentunya keramaiannya berlipat dari biasanya. Kalau biasanya, pesta di hari raya diperuntukkan untuk mensyukuri kebahagiaan atas bertemunya keluarga atau teman lama, tahun ini idul fitri dibarengi juga dengan penyelenggaraan pesta demokrasi. Tentunya kedua momen ini saling memberi timbal balik, lebaran tambah ramai karena bareng PILKADA, PILKADA juga lebih meriah karena dibarengi momen lebaran.

PILKADA tahun ini duprediksi akan berlangsung meriah. Hal ini dikarenakan, jika biasanya aspirasi masyarakat tidak dapat terserap maksimal dikarenakan sedang merantau, sekarang hal itu tidak terjadi. Warga perantau berbondong bondong balik kampung, sehingga kesempatan menggunakan hak pilih terbuka dalam momen PILKADA tahun ini.

Akan tetapi, kesempatan tidak akan menjadi kenyataan apabila tidak dibarengi oleh kesadaran dalam moment yang tepat. Dan tentunya, golongan yang mampu menyadarkan adalah golongan yang memiliki pengetahuan yang cukup. Dan ini merupakan tanggung jawab insan akademis untuk berkontribusi terhadap masyarakatnya.

Baca juga:   Kecelakaan dengan Terios, Nenek 85 Tahun di Margorejo Meninggal Dunia

Maka dari itu, yang memiliki tanggung jawab besar dalam membangun tanah kelahirannya adalah putra daerah yang telah berhasil mengenyam pendidikan tinggi. Dan tentu saja, dalam hal ini yang memiliki idealisme tinggi yaitu mahasiswa. Mahasiswa diharuskan mampu turun bersama masyarakat untuk bergotong royong membangun bangsa, daerah dan negara.

Maka, atas dasar tanggung jawab dan solidaritas kita sebagai mahasiswa, kami atas nama Keluarga Mahasiswa Jawa Tengah (KMJT) mengimbau kepada seluruh mahasiswa Jawa Tengah yang sedang study di seluruh Indonesia, untuk :

  1. Ayo balik kampung. Mari kita bersama-sama membangun jawa tengah dengan menggunakan hak suara kita untuk menentukan pemimpin yang layak untuk jawa tengah
  2. Mari bersama-sama menjalankan tanggung jawab kita sebagai insan akademis untuk Mengawal dalam menyukseskan hajat PILKADA Jawa Tengah mendatang.
  3. Ayo buktikan kalau kita peduli dan cinta dengan tanah kelahiran kami, Jawa Tengah. Tunjukkan cinta kita dengan tidak memilih golput dalam persoalan menentukan pemimpin.

Oleh: Andi K. Respata (Ketua KMJT)

Ayo Balek Kampung, Ngerumat Jateng | patinews.com | 4.5

Leave a Reply