Annisa Syafira, Edukasi Ketahanan Pangan dengan BUDIKDAMBER

Annisa Syafira dalam pelaksanakan program monodisiplin dengan edukasi Budikdamber

#KKNMbangunDeso

PATINEWS.COM

(31/07)– Mahasiswi KKN Tim II Universitas Diponegoro 2020, Annisa Syafira melaksanakan program monodisiplin dengan edukasi dan tutorial warga di Desa Mertokusuman, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Edukasi dan tutorial sebagai upaya ketahanan pangan dengan Budidaya Ikan dalam ember (BUDIKDAMBER).

Program ini dibuat dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang cenderung tidak luas untuk digunakan sebagai area budidaya dan bercocok tanaman secara bersamaan, budidaya dan cocok tanam tersebut dilakukan dengan cara pemeliharaan ikan lele dan penanaman kangkung diatas ember dengan menggunakan gelas plastic bekas secara hidroponik.

“Program dilaksanakan dengan warga setempat dan juga diberikan tutorial agar warga memahami pembuatan BUDIKDAMBER untuk dapat diimplementasikan sendiri di rumah,” terang Annisa Syafira, Jum’at (31/07/2020).

Tujuan program budidaya ikan dalam ember ini (BUDIKDAMBER) yaitu sebagai bentuk penyediaan bahan pangan rumah tangga yang mana diharapkan hal tersebut secara bekesinambungan dapat menjadi sebuah upaya guna mewujudkan ketahanan pangan skala rumah tangga di tengah pandemi.

Selain dalam skalarumah tangga dan pribadi, hasil panen nantinya dapat dibagikan kepada warga sekitar atau dijual secara komersil dengan harapan hal ini mampu mendapatkan penghasilan tambahan di tengah masa pandemi.

Foto: Antusiasme warga dengan edukasi dan tutorial yang diberikan Annisa Syafira

“Pembuatan BUDIKDAMBER sendiri tidak membutuhkan biaya yang mahal yaitu tidak mencapai 100 ribu rupiah untuk satu buah starter kit BUDIKDAMBER. Terdiri dari alat dan bahan berupa ember, bibit kangkung, gelas plastik, arang hitam untuk media tanam, dan juga benih ikan lele,” ucapnya.
Antusiasme peserta sangat tinggi selama proses jalannya pelaksanaan program, hal tersebut terlihat dari bagaimana peserta dengan seksama memerhatikan setiap penjelasan yang dilakukan oleh Annisa Syafira.

Antusiasme tersebut juga terlihat dari jalannya pelaksanaan progam yang cukup interaktif antara warga dan pemateri. warga cukup aktif mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar praktek BUDIKDAMBER yang diantaranya yaitu mengenai biaya pemeliharaan, perawatan sehari-hari hingga mengenai prospek pengelolaan BUDIDAMBER.

Diharapkan para peserta dapat mengimplementasikan BUDIKDAMBER untuk upaya ketahanan pangan skala rumah tangga. Seperti yang digalakkan Pemerintah dan Dinas Kelautan Perikanan guna kesejahteraan rakyat dalam pemenuhan pangan.

Penulis : Annisa Syafira (BDP17)
DPL : Dr. Meiny Suzery, M.S

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Melalui e-Channel, Mahasiswa KKN Tangguh UMSIDA 2020 Ajak Terapkan Anjuran Protokol Kesehatan

Sidoarjo, Patinews.com Ada yang berbeda dengan pelaksanaan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada tahun ajaran…

22 September 2020

KKN Tangguh Lakukan Pendampingan UMKM, Cara Pembuatan Layang-layang Serta Cara Penjualannya

Di situasi pandemi seperti ini tidak menurunkan semangat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo untuk mengabdi kepada…

22 September 2020

Cara Mudah Memilih Furniture Jakarta Agar Terlihat Simpel Tapi Menawan

Furniture adalah salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh seseorang seiring dengan perkembangan teknologi. Apalagi dalam…

22 September 2020

6 Hal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Melakukan Interior Design

Interior design adalah suatu tampilan yang membuat ruangan memiliki nilai estetik. Melakukan desain interior pada…

22 September 2020

Bersama Pelaku UMKM, Mahasiswa Ini Sediakan Jasa Delivery Telur

NASIONAL, PATINEWS.COM KKN atau Kuliah Kerja Nyata menjadi salah satu sarat kelulusan bagi seorang mahasiswa…

22 September 2020

Selain Tingkatkan Akses ke Agrowisata Jollong, TMMD Juga Percepat Akses Produk Pertanian

GEMBONG, PATINEWS.COM Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2020 dengan tema…

22 September 2020