Categories: Berita

Ada Wabah, KUA di Pati Terapkan Protokol Menikah

Patinews.com – Kota, Ditengah pandemi, Kemenag berlakukan WFH (Work From Home). Namun, layanan publik non online harus tetap berjalan, salah satunya pencatatan nikah.

KUA (Kantor Urusan Agama) di Kabupaten Pati tetap melayani pasangan menikah. Penghulu tetap menjalankan tugas namun dengan syarat menaati protokol tata cara pernikahan saat pandemi corona.

Hal itu terbukti dengan Penghulu KUA Kecamatan Margorejo Pati, yang tetap bertugas pada Kamis (02 April 2020), tentu dengan memperhatikan protokol pencegahan wabah COVID-19. Hal ini berlaku juga bagi semua KUA kecamatan lainnya di Pati.

“Kementerian Agama (Kemenag) tak melarang pasangan menikah saat pandemi corona namun, tata cara pernikahan dilakukan secara berbeda demi mengantisipasi penyebaran virus corona,” terang Kasi Bimas Islam Kemenag Pati, Moh Alimin, seperti dilansir dari laman Kemenag Jateng. Jum’at, 3 April 2020.

Meski Kemenag memberlakukan Work From Home (WFH), lanjut Almin, namun, mereka masih melayani pelayanan non online yaitu pencatatan nikah, yang dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA).

“Kemenag berlakukan Work From Home (WFH). Tapi, layanan publik non online harus tetap jalan, salah satunya pencatatan nikah,” sambungnya.

Bagi pasangan yang ingin menikah saat pandemi corona, tak perlu merasa khawatir karena pernikahan masih bisa dilaksanakan namun dengan syarat. Sebelumnya, perlu juga perhatikan bahwa resepsi dalam bentuk apapun tidak diperbolehkan. Yang diperbolehkan hanyalah akad nikah.

Lebih lanjut, Alimin menjelaskan tentang tata cara menikah saat pandemi corona sesuai panduan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, yakni Jumlah orang yang mengikuti prosesi akad nikah dalam satu ruangan tidak boleh lebih dari 10 orang, Calon pengantin dan anggota keluarga yang mengikuti proses akad nikah harus telah membasuh tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan menggunakan masker, dan Petugas, Wali Nikah, dan calon pengantin laki-laki menggunakan sarung tangan dan masker pada saat ijab kabul.

Selain hal di atas, untuk sementara waktu Kemenag meniadakan jenis pelayanan yang berpotensi mendatangkan kerumunan seperti bimbingan perkawinan, konsultasi perkawinan, dan lain-lain.

“Keluarga calon pengantin juga diminta untuk melakukan koordinasi dengan petugas kesehatan apabila mendapati gejala COVID-19 pada petugas KUA atau peserta akad nikah lainnya,” tandasnya. (dok Kemenag Pati Jateng)

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Tips Menemukan Tempat Jual Bedding Set Jakarta Paling Direkomendasikan

Furniture kamar mempunyai peran yang sangat penting karena tidak hanya menjadikan kualitas tidur menjadi lebih…

25 Mei 2020

Alasan Sewa Jasa Desain Interior itu Penting

Memiliki ruangan yang bagus dan tertata rapi tentu saja menjadi impian semua orang. Untuk dapat…

25 Mei 2020

Pemicu Tindak Pidana, 1637 Botol Miras Disita Polres Pati

PATINEWS.COM - KOTA, Selama berlangsungnya operasi ketupat candi, 24 April hingga 22 Mei 2020, Kepolisian…

24 Mei 2020

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual

Lebaran, Gubernur Ganjar Gelar Open House Virtual JATENG, PATINEWS.COM Hari raya idul fitri kali ini…

24 Mei 2020

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa Pagerharjo

Persiapan sholat Id, Karang Taruna Supo Karyo Semprot Disinfektan di Semua Masjid dan Mushola Desa…

23 Mei 2020

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan

Tagar #IndonesiaTerserah, Bentuk Kekecewaan Petugas Medis Kepada Masyarakat yang Tak Peduli Akan Aturan PatiNews.Com -…

23 Mei 2020