150 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Desa Lengkong Batangan

150 Sertifikat Program PTSL Dibagikan di Desa Lengkong Batangan

PatiNews.Com – Batangan, Bupati Pati Haryanto menyerahkan sertifikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2019 di Aula Desa Lengkong, Kecamatan Batangan Kabupaten Pati Jateng. 150 sertifikat diserahkan di balai desa setempat. Kamis, 21 November 2019.

Kepala Desa Lengkong Yashadi mengatakan, terhitung sejak Tahun 2016, Desa Lengkong telah empat kali berturut-turut mendapatkan program PTSL. Pada Tahun 2016, 50 bidang tanah di Desa Lengkong telah tersertifikasi melalui PTSL.

“Kemudian Tahun 2017, 150 bidang. 2018, 200 bidang. Lalu 2019 ini 150 bidang. Hingga kini, tanah di Desa Lengkong yang belum bersertifikat tinggal antara 20-25 bidang,” sambungnya.

Sementara, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pati Yoyok Hadi Mulyo Anwar mengatakan, Desa Lengkong bisa mendapat program PTSL empat tahun berturut-turut ialah atas kerja keras seluruh perangkat desa.

Ia menjelaskan, sertifikat PTSL ini merupakan bukti sah kepemilikan tanah yang akan dimiliki secara turun-temurun. Program ini dapat meminimalisasi risiko adanya sengketa tanah. Sebab, dalam sertifikat batas tanahnya jelas, nama pemiliknya jelas, dan seterusnya.

“Pada Tahun 2023, ditargetkan seluruh bidang tanah di Kabupaten Pati telah terdaftar dan bersertifikat,” ungkap Yoyok.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, dalam program PTSL ini, tidak semua desa bisa dapat sekaligus. Meski para kades sudah berusaha agar warganya terakomodasi, pelaksanaannya tetap tidak bisa sekaligus, mesti bertahap.

Ia menegaskan, PTSL merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membantu masyarakat. Kalau tidak melalui program ini, biaya pengurusan tanah sangat mahal.

Mengetahui banyak di antara masyarakat setempat yang bermata pencaharian sebagai petani maupun pedagang garam, Haryanto mempersilakan mereka menggadaikan sertifikat tanah untuk mendapat tambahan modal.

“Bisa untuk nyetok garam, misalnya. Sekalipun sekarang harga garam sedang turun, siapa tahu nanti naik. Karena perdagangan komoditas memang naik-turun. Namun, saya doakan harga garam segera naik,” tandas Bupati. (pn/ dok Humas).

patinews.com

redaksi@patinews.com

Share
Published by
patinews.com

Recent Posts

Cara Mudah Memainkan Mobile Legends Di PC

Mobile Legends : Bang Bang merupakan salah satu game MOBA mobile yang paling populer saat…

8 jam ago

Sadar Akan Tantangan Industri 4.0, Prodi Perbankan Syariah IPMAFA Gelar Kuliah Pakar

Perkembangan Industri 4.0 memberikan perubahan besar dalam penyusunan strategi bisnis perusahaan tidak terkecuali pada industri…

15 jam ago

Cari Vendor Pernikahan Terpercaya? Yuk Hadiri Pati Utara Wedding Exhibition 2020

21-22 Maret 2020 “PATI UTARA WEDDING EXHIBITION 2020” . Sedang merencanakan pernikahan? Bingung dengan segala…

15 jam ago

“Hallo Pak Inggi”, Program Kades Jrahi Terima Aduan Warga

Patinews.com – Gunungwungkal, Usai dilantik menjadi Kepala Desa (Kades) Jrahi Kecamatan Gunungwungkal, Miko Adi Setyawan…

15 jam ago

Gandeng Binalattas Kemnaker RI, Optimis Hasil UMKM Pati Go Internasional

Patinews.com - Kota, Pemerintah Kabupaten Pati dalam hal ini diwakili oleh enam Organisasi Perangkat Daerah…

16 jam ago

Kadin Pati Dorong Pelaku UMKM “Go Ekspor”

Patinews.com - Batangan, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Pati siap menarik dan membina pelaku…

17 jam ago